Talenta

0
71

Oleh : AP

Pembacaan Matius 25
Matius 25:14 (AYT) “Sebab, Kerajaan Surga sama seperti seseorang yang akan pergi ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan miliknya kepada mereka.

Perenungan
Seorang Tuan memercayakan yang/hartanta ber talenta-talenta kepada hamba-hambaNya.
Satu talenta = 6000 dinar = 6000 gaji harian….bila yang dimaksud adalah talenta emas maka nilainya 1 talenta emas = 42.5 kg x 1jt =42.5 M rupiah.

Yang pasti ada beberapa kesimpulan yang bisa diambil dari hal ini:

  1. Hamba-hamba yang dipercayakan 1,2,5 talenta adalah hamba-hamba pilihan yang dipercayakan harta sang Tuan.
    Seorang Tuan tidak akan begitu saja memercayakan harta miliknya ke sembarang orang…kemungkinan besar hamba-hamba ini adalah orang-orang pilihan.
    Orang Israel dipilih dan dipercayakan hukum-hukum Tuhan sebagai contoh bagi bangsa-bangsa lain.
    Orang percaya dipilih sebagai saksi Kristus yang dipercayakan untuk memperluas Kerajaan Sorga.
  2. Nilai yang dipercayakan sang Tuan adalah besar.
    Sang Tuan tidak memercayakan dinar-dinarnya tetapi Ia memercayakan talenta-talenta.
    Suatu kepercayaan besar yang diberikan….ini sebenarnya adalah suatu anugerah dan kehormatan buat hamba-hambaNya.
  3. Jumlah talenta yang dipercayakan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing hamba.
    Sang Tuan tidak pernah menuntut hasil melebihi kemampuan hamba-hambaNya…ada yang dipercayakan lebih banyak dan ada yang dipercayakan lebih sedikit.
    Dan Sang Tuan tidak pernah menargetkan hasil tapi menekankan usaha para hambaNya agar talenta itu bertambah lebih banyak.
  4. Talenta berarti lebih banyak dari hanya sekedar harta.
    Telenta bisa berarti uang, tugas yang dipercayakan, kemampuan, kepandaian, skill, apapun yang Tuhan sudah berikan kepada manusia yang ia miliki yang unik yang berbeda dengan orang lain.

Penerapan
Allah Bapa memercayakan sesuatu kepada semua orang percaya baik orang Yahudi atau non Yahudi sebagai hamba-hambaNya yang sudah dipercayakan melakukan sesuatu yang menghasilkan dalam hidupnya sehingga apa saja yang sudah dipercayakan Tuhan baik harta maupun kepandaian, keunikan seorang hamba visa memberikan nilai lebih bagi Kerajaan Allah.

Di sini diperlukan kesadaran untuk mau mengembangkan diri, belajar lebih baik, mengelola lebih baik dengan fokus untuk keuntungan Sang Tuan.

Apakah talenta yang disia-siakan akan diambil kembali oleh Sang Tuan? Sepertinya begitu…(Ap).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here