Diampuni ! ………..Woww

0
120

Oleh : IL

Mazmur 32:1-2
Dari Daud.
Nyanyian pengajaran.
Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!
Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!

Perenungan:
Kutipan mazmur Daud di atas mengandung makna yang mendalam tentang pengampunan dosa sebagai berikut:

  1. Tuhan mengampuni dosa & pelanggaran manusia
    Jadi dalam keberdosaannya, ternyata masih ada harapan!
    Dalam destiny menuju maut, ternyata ada anugerah yang Tuhan berikan bagi manusia ciptaan yang sangat Tuhan kasihi.
    Harapan satu-satunya adalah hanya di dalam Tuhan, hanya dengan menerima pengampunan dari Tuhan Allah Pencipta kita yang begitu mengasihi kita.

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

  1. Ada orang-orang yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan
    Semua manusia sudah ada di bawah kuasa dosa, sudah kehilangan kemuliaan Allah Pencipta, sehingga tidak lagi mengenal siapa Penciptanya, dan berada di bawah kuasa maut!
    Namun..
    Tuhan menyediakan pengampunan melalui penebusan Kristus di kayu salib, ini anugerah yang sangat besar bagi semua manusia, sepantasnya kita semua menyambutnya dengan ucapan syukur, dan bukan melirik dengan sinis penuh curiga kepada belas kasihan Tuhan ini.

Roma 6:23
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Efesus 1:7
Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

  1. Ada kriteria orang-orang yang diampuni Tuhan.
    Apakah tidak semua orang diampuni oleh Tuhan?
    Dalam mazmur dituliskan…
    Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, (2a)
    Kemudian pemazmur menambahkan “yang tidak berjiwa penipu” (2b)
    Hal ini menunjukkan bahwa kasih karunia Tuhan yang berkenan mengampuni manusia yang berdosa ini tidak boleh disalahgunakan.
    Tuhan berkenan kepada orang berdosa yang datang merendahkan diri untuk mengakui dosa-dosanya di hadapan Tuhan, dan yang sungguh-sungguh bertobat untuk tidak mengulangi perbuatan dosa nya.

Beberapa pandangan yang memandang enteng pengampunan dosa dari Tuhan sebagai “kasih karunia murahan”, di mana manusia bebas melakukan dosa kembali karena kasih karunia Tuhan sudah cukup.
Hati-hati Rasul Paulus memberikan peringatan tegas tentang hal ini dalam Galatia 6:7-8 sebagai berikut :
Jangan sesat!
Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan.
Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh,
ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

Aplikasi:
Mari menyambut kasih karunia yang Tuhan sediakan bagi semua orang.
Mari berespon benar dengan membuka hati percaya & menerima keselamatan melalui Yesus Kristus, dan menjalankan keselamatan itu dengan takut dan gentar.

Roma 3:23-26
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma
karena penebusan dalam Kristus Yesus.
Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya.
Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.

Filipi 2:12-13
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here