Tetapi Engkau harus Berkuasa Atasnya

0
51

Oleh : IL

Kejadian 4:3-7

Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya;
maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya.
Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau,
tetapi engkau harus berkuasa atasnya.

Perenungan:
Kain merasa iri hati karena TUHAN mengindahkan persembahan Habel dan tidak mengindahkan persembahannya.
Tidak dijelaskan bagaimana Kain bisa tahu bahwa persembahan Habel diindahkan TUHAN sedangkan persembahannya tidak.
Apakah ada api turun dari langit, ataukah TUHAN tersenyum kepada Habel tapi tidak kepada Kain.. kita tidak mengetahuinya….

Tapi yang jelas Kain bukan saja muram mukanya, tapi terutama hatinya begitu marah.
Ia tidak bisa menerima, tidak bisa melupakan peristiwa itu sampai-sampai ia berencana membunuh Habel, adik kandungnya!
Inilah pembunuhan berencana pertama yang terjadi di dunia.

Menarik sekali…
Tuhan Allah Pencipta yang Mahatahu, yang menyelidiki setiap hati manusia…
TUHAN memperingatkan Kain….

Ada 4 hal yang TUHAN katakan:

  1. Kondisi hati Kain
    Yaitu hati yang panas, dipenuhi oleh amarah. TUHAN Allah Yang Mahatahu menyadarkan Kain bahwa hatinya tidak benar..
  2. Menyadarkan tentang motivasi Kain saat memberikan persembahan.
    TUHAN menyadarkan Kain tentang motivasi hatinya yang tidak tulus ketika memberikan persembahan kepada TUHAN.
    Bila Kain tulus dalam mempersembahkan korban, lalu melihat ternyata korbannya tidak diindahkan oleh TUHAN, maka seharusnya Kain datang pada Tuhan dan bertanya… Hal apakah yang menyebabkan TUHAN tidak mengindahkan.
    Kain dapat memperbaiki dan menyelaraskan dengan apa yang TUHAN mau.
    Tetapi Kain yang memang sejak awal tidak tulus, ia malah iri dan menjadi marah kepada adiknya yang sebetulnya tidak ada hubungannya, karena Habel bukanlah penyebab TUHAN tidak mengindahkan persembahan Kain.
    Andaikata Habel saat itu tidak sedang mempersembahkan korban..
    TUHAN tetap tidak akan mengindahkan persembahan Kain karena hatinya tidak tulus.
  3. TUHAN mengingatkan, saat Kain menetapkan hati untuk tidak mau melakukan kebaikan….. Saat itulah dosa sudah mengintai… bahkan sangat menggoda Kain untuk memilih melakukan dosa, daripada melakukan ketaatan.
  4. Tuhan dengan sangat tegas menyuruh Kain agar menguasai diri dan menaklukkan keinginan daging, mengalahkan dorongan untuk melakukan dosa!
    Tuhan berkata… ”tetapi engkau HARUS BERKUASA ATASNYA (dosa)
    Kata “tetapi” merupakan sebuah kontras penegasan, bahwa sekalipun hati kita begitu ingin melakukan dosa,
    walaupun pikiran mensahkan dan perasaan mendorong begitu rupa..
    Tuhan tetap ingin agar kita menguasai diri untuk tidak menyerah kepada dosa, tetap ambil kendali!

Aplikasi:

  1. Menjaga dengan sungguh-sungguh kondisi hati kita, jangan sampai ada amarah & kekecewaan yang tidak dibereskan sehingga membuka celah bagi dosa masuk ke dalam pikiran kita, sehingga ada keinginan untuk melakukan hal yang bertentangan dengan perintah Tuhan.

Amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

  1. Check dan recheck bagaimana motivasi kita saat mempersembahkan sesuatu kepada TUHAN..
    Apakah hati kita tulus atau terpaksa?
    Apakah ada unsur persaingan dan ingin dipuji?
    Apakah kita mempersembahkan dengan hati yang sombong….
    memberi persembahan mengikuti cara & kemauan kita, dan tidak mencari tahu APA yang Tuhan mau…
    bahkan menuntut TUHAN harus berkenan pada persembahan kita?
  2. Ketika TUHAN mengingatkan lewat FirmanNya, lewat orang-orang di sekitar Kita, segera bertobat!
    Jangan ignore peringatan dari TUHAN, karena TUHAN mau mencegah kita dari sesuatu yang sangat buruk.
  3. Sadari bahwa TUHAN memberikan kepada kita kuasa untuk menaklukkan dosa.
    Tuhan ingin kitalah yang mengambil kendali atas dosa, dan tidak membiarkan dosa menguasai kita.

1 Timotius 6:11
Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here