Teguhkan dan Kuatkan Hatimu

0
203

Oleh : AP

Yosua 1:5-9 (TB) Seorang pun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.
Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.
Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.”

Tiga kali Tuhan mengatakan teguhkan dan kuatkan hatimu kepada Yosua… berulang-ulang…karena

  1. Yosua lah yang harus memimpin bangsa Israel ke Kanaan.
    Yosua sudah ditunjuk Tuhan menggantikan Musa.
    Seorang pemimpin harus teguh dan menguatkan hati di dalam Tuhan.
    Ada janji Tuhan yang sudah diberikan…tetapi untuk menggenapinya orang percaya harus terus mempercayai janji Tuhan itu dan jangan meragukannya (ya dan amin).
  2. Yosua harus bertindak sesuai Hukum Tuhan.
    Janji Tuhan akan terjadi dalam koridor hukum dan peraturan Nya.
    Hukum-hukum Tuhan harus selalu diperkatakan atau diingat baik-baik sebelum mengambil keputusan dan tindakan.
    Tidak bisa orang percaya mengklaim janji Tuhan sambil berjalan atau kompromi dalam kegelapan.
  3. Yosua akan disertai Tuhan.
    Kekuatan dan keberhasilan Yosua bukan ditentukan oleh prajurit yang banyak dan kuat tetapi karena Tuhan menyertainya.

Orang percaya bukan sukses karena sumber kekayaan nya atau kehebatan pengetahuannya tetapi seseorang bisa sukses karena Tuhan yang buka jalan dan menjadikan semuanya menjadi baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here