Bagi Nama Tuhan vs Bagi Nama Diri

0
513

Oleh : IL

Pada akhir masa pemerintahannya, raja Daud memanggil pemimpin-pemimpin Israel. Saat itu Israel dalam keadaan berjaya, bangsa-bangsa sekitarnya takluk dan banyak memberikan upeti, keadaan negeri pun aman dan damai.

Apakah yang raja Daud katakan kepada pemimpin-pemimpin Israel di akhir masa pemerintahannya tersebut?

1 Tawarikh 22:18-19
“Bukankah TUHAN, Allahmu, menyertai kamu dan telah mengaruniakan keamanan kepadamu ke segala penjuru. Sungguh, Ia telah menyerahkan penduduk negeri ini ke dalam tanganku, sehingga negeri ini takluk ke hadapan TUHAN dan kepada umat-Nya.
Maka sekarang, arahkanlah hati dan jiwamu untuk mencari TUHAN, Allahmu. Mulailah mendirikan tempat kudus TUHAN, Allah,
supaya tabut perjanjian TUHAN dan perkakas kudus Allah dapat dibawa masuk ke dalam rumah yang didirikan bagi nama TUHAN.”

Beberapa hal menarik dari perkataan raja Daud:

  1. Pengakuan atas karya Tuhan yang memberikan keberhasilan kepada umat Tuhan
    Berulang-ulang raja Daud menekankan hal ini dengan menggunakan frasa:
  • Bukankah TUHAN, Allahmu…
  • Sungguh…
    kemudian dilanjutkan dengan perbuatan-perbuatan Tuhan yang dahsyat bagi umatNya:
    a. Menyertai
    b. Mengaruniakan keamanan ke segala penjuru
    c. Menyerahkan penduduk negeri ini (orangg-orang Kanaan dan kawan-kawan.) ke dalam tangan raja Daud, sehingga takluk.

Raja Daud menyebutkan pertama-pertama bahwa negeri-negeri orang Kanaan tersebut takluk di hadapan Tuhan.
Hal ini untuk menunjukkan bahwa sebagai pemimpin Israel, raja Daud bukan hanya melakukan panggilan secara jasmani saja (membuat negeri-negeri takluk kepada Israel), tapi Daud membawa negeri-negeri tersebut untuk melihat kedahsyatan Allah Israel.

  1. Pada masa kesuksesan telah diraih, apa yang Raja Daud pikirkan, perbuat, dan cita-citakan?
    Saat apa pun bisa dilakukan?
    Apakah membuat istana yang megah?
    Ataukah memperbesar tempat penyimpanan harta karun dan lumbung-lumbung agar persediaan semakin banyak?
    Ternyata tidak!

Dalam kejayaannya, raja Daud mengajak semua pemimpin Israel
untuk lebih dekat lagi kepada Tuhan, mengarahkanlah hati dan jiwa untuk mencari TUHAN!
mendirikan tempat kudus bagi nama TUHAN.”

Aplikasi:
Saat kesuksesan telah diraih.. saat semua telah tersedia, dan punya lebih banyak waktu luang, apakah yang kita rencanakan untuk mengisi kehidupan kita selanjutnya?
A. Bersenang-senang menikmati hidup
B. Membangun monumen untuk kebesaran diri sendiri
C. Memperluas bidang usaha, memikirkan investasi yang lebih menghasilkan
D. Melakukan pekerjaan sosial, membantu yang kurang mampu
E. Membangun hubungan lebih dekat dengan Tuhan
F. Melakukan pekerjaan-pekerjaan Kerajaan Allah, yang memiliki nilai kekekalan.
G. Mendirikan sesuatu bagi nama Tuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here