Apakah Engkau Mengenal Tuhanmu Sendiri?

0
7259

Oleh : AP

2 Raja-raja 5:6-8 (TB) Ia menyampaikan surat itu kepada raja Israel, yang berbunyi: “Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya.”
Segera sesudah raja Israel membaca surat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya serta berkata: “Allahkah aku ini yang dapat mematikan dan menghidupkan, sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku, supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya? Tetapi sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah, ia mencari gara-gara terhadap aku.”
Segera sesudah didengar Elisa, abdi Allah itu, bahwa raja Israel mengoyakkan pakaiannya, dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya: “Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel.”

Perenungan
Ada sebuah surat yang dikirimkan raja Aram kepada raja Israel, isinya supaya raja Israel menyembuhkan Naaman sesuai dengan khabar yang ia dengar di negerinya.
Sebenarnya info yang didapat dari budak Naaman adalah tentang seorang Nabi di Samaria yang bernama Elisa yang mungkin sudah begitu terkenal dengan mujizatnya sampai ke luar negeri.
Tetapi perhatian raja Aram begitu besar pada Naaman sehingga dibuatkan protokol kerajaan dengan surat resmi kepada raja Israel.
Lalu Mengapa raja Israel mengoyakkan bajunya dan marah2?
Karena ia tidak mengenal Allah nya sendiri.
Sehingga Elisa mengatakan biar bangsa lain tahu ada nabi Allah di Israel (dengan kata lain Allah Israel masih ada).

Penerapan
Sering kali kita mungkin bersikap seperti raja Israel yang lupa akan kedahsyatan dan keajaiban Tuhan kita.
Sehingga ketika ada orang tidak percaya datang dan membutuhkan pengenalan akan Tuhan yang benar, sering orang percaya tidak berdaya untuk memberitakan khabar Baik (Injil Kristus).

Kisah Naaman ini juga menegur orang-orang percaya untuk mengintrospeksi diri sendiri apakah saya sudah mengenal Tuhan saya Yesus Kristus secara pribadi…atau hanya kata orang saja (kata pendeta saja, kata teman saja).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here