Beroleh Hidup Kekal VS tetap di bawah murka Allah

0
333

Oleh : Il

(BE Yohanes 3:36)

Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Perenungan:
Ayat di atas terdiri dari dua anak kalimat yang dihubungkan dengan kata sambung “tetapi”, Artinya pernyataan pertama berlawanan dengan pernyataan kedua.

Ada yang menarik…

  1. Pernyataan “barangsiapa percaya kepada Anak”
    dikontraskan dengan “barangsiapa tidak taat kepada Anak”.

Ayat ini mengungkapkan kepada kita bahwa percaya yang dimaksud bukanlah hanya sebuah pernyataan..bukanlah sekedar ungkapan perasaan.. tetapi percaya merupakan sebuah iman, hati yang menerima setiap perkataan Yesus sebagai kebenaran, sehingga terjadi perubahan cara pandang, perubahan pola pikir, dan terwujud dalam bentuk tindakan ketaatan.

Yakobus 2:17
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

  1. Pernyataan “beroleh hidup kekal”
    dikontraskan dengan “murka Allah tetap ada di atasnya”

Posisi manusia sebelum percaya Yesus adalah berada di bawah murka Allah.
Mengapa?
Karena semua manusia telah berada di bawah kutuk dosa, yang artinya hidupnya menuju maut kekal.
Jadi… bukan karena tidak mau percaya Yesus lalu Tuhan marah, kemudian dihukum masuk ke neraka….

Wahh.. jadi bagaimana dong?
Apakah masih ada harapan?
YA! Allah Pencipta, Pemilik manusia sudah memberikan jalan keluar agar manusia bisa terlepas dari kutuk dosa.
Bagaimana caranya?
Allah sendiri mengorbankan diriNya menggantikan manusia, sehingga manusia bisa diselamatkan.

Apakah semua manusia berdosa otomatis selamat karena pengobanan Yesus?
Tidak! Karena Allah menciptakan manusia dengan pilihan bebas.
Allah tidak menciptakan manusia sebagai robot yang hanya tahu menerima nasib.
No! Allah menyerahkan keputusan kepada setiap pribadi..
Apakah mau percaya dan menerima keselamatan dari Tuhan..ataukah menolaknya….

Semua manusia yang belum mengenal Tuhan sedang menuju kebinasaannya….ada di bawah hukuman dosa, kutuk maut, hukuman Allah…
dan bagi yang menolak keselamatan yang Tuhan berikan lewat pengorbanan Yesus di kayu salib…..maka ia tetap tidak berubah posisi..
Ia tetap ada di bawah hukuman Allah tetap menuju kebinasaan… maut kekal.

Yohanes 3:16-18
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Aplikasi:

  1. Merespon tawaran keselamatan yang Tuhan sediakan, dengan percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita.
    Artinya mempercayakan seluruh kehidupan kita kepada Yesus Penebus Pemilik kita, menyerahkan seluruh hidup kita untuk menaati apa yang Tuhan perintahkan, karena itulah kunci untuk memperoleh hidup kekal.
  2. Cek apakah iman percaya kita kepada Tuhan Yesus adalah iman yang menghasilkan ketaatan, ataukah hanya sekedar ucapan di mulut,
    atau baru sampai niat hati mau taat tapi belum disertai tindakan ketaatan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here