Tuhan Turut Bekerja Meneguhkan Firman

0
50

Oleh : IL

(BE Markus 16:14-20)

Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
Lalu Ia berkata kepada mereka:
“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya:
mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,
mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
mereka akan memegang ular,
dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka;
mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Perenungan & aplikasi:
Markus menutup catatan Injilnya dengan sebuah summary tentang pergerakan murid-murid melanjutkan karya keselamatan yang Tuhan telah lakukan, mereka memberitakan Injil ke seluruh dunia agar orang-orang mendengar, percaya dan diselamatkan.

Apa saja hal penting yang dibukakan lewat penutup Injil Markus di atas?

  1. Pergerakan para murid Yesus, diawali dengan ketidak percayaan, bahkan kedegilan hati para murid.
    Yesus menampakkan diri kepada para wanita, lalu kepada 2 murid yang sedang kecewa dan pulang ke Emaus (padahal Yesus sudah mengatakan bahwa Ia akan bangkit dan akan bertemu murid-murid di Galilea (Markus 14:28)).

Mengapa Yesus tidak langsung menampakkan diri kepada 11 murid?
Sepertinya….Yesus sengaja melakukannya untuk menunjukkan seberapa tingkat kepercayaan rasul-rasul tersebut, seberapa mereka percaya kepada semua yang Yesus telah katakan, ajarkan, janjikan.
Dan ketika ternyata…mereka semua degil dan tidak percaya sewaktu mendengar kesaksian para wanita & 2 murid yang telah melihat sendiri Yesus yang bangkit…Yesus mengecam mereka!
Namun, tidak seperti orang Farisi, ahli taurat & imam-imam yang bersikokoh dengan kedegilan hati mereka, sekalipun kabar kebangkitan Yesus dilaporkan sendiri oleh saksi mata, yaitu tentara-tentara romawi yang menjaga kubur Yesus.
Murid-murid pada akhirnya menjadi percaya bahwa Yesus sungguh-sungguh bangkit, bahwa semua perkataanNya benar-benar terjadi.
Mereka sadar bahwa guru mereka, bukan hanya orang yang mengajarkan kebajikan, bukan hanya guru suci yang penuh kasih..bukan hanya pembuat mujizat.. bukan hanya seorang yang super baik yang diperlakukan tidak adil, dan rela dihukum mati sekalipun tidak bersalah…
namun Yesus adalah Tuhan sendiri..Allah Pencipta semua manusia..
Yang datang ke dunia dengan tujuan menebus dosa manusia ciptaanNya yang begitu dikasihiNya..
Tuhan Pencipta sudah melakukan bagianNya…
Bagian kita sebagai sebagai orang-orang yang telah ditebus adalah…menjadi kawan sekerja Allah..
Memberitakan kabar baik tentang keselamatan dari Tuhan ini.
Agar orang-orang yang belum mendengar tentang berita keselamatan ini bisa mendengar, menjadi percaya & diselamatkan.

  1. Tuhan memberikan perintah kepada semua muridNya, termasuk kita saat ini, untuk memberitakan kabar keselamatan tersebut.
    Ketika Tuhan mempercayakan pekerjaan Kerajaan Allah, maka: ada penyertaan Tuhan.
    Tuhan tidak pernah membiarkan murid-muridNya hanya sendirian melakukan pekerjaanNya!
    Tuhan menyertai..Tuhan turut bekerja!
    Tuhan meneguhkan firman yang murid-murid sampaikan.
    Dengan cara apa?
    Dengan tanda-tanda mujizat yang menyertai pemberitaan Firman tersebut.
    Orang sakit disembuhkan, yang keterikatan dilepaskan, yang mati bangkit, dan banyak mujizat akan Tuhan nyatakan..
    Tujuannya..sama sekali bukan untuk kemuliaan orang-orang yang Tuhan pakai mendemontrasikan kuasaNya tersebut…
    Tapi *untuk meneguhkan, menyatakan, mengkonfirmasi bahwa berita yang disampaikan adalah sungguh-sungguh dari Tuhan.
    Bukan berasal dari ide manusia, bukan filsafat-filsafat kosong tanpa kuasa apapun.
    Berita Injil adalah sebuah uluran tangan Tuhan kepada manusia yang menuju maut yang hampir tenggelam dalam dosa…
    Sehingga harus diresponi dengan sangat serius, baik oleh pemberita Injil, maupun oleh pendengarnya.
  2. Setiap pemberita Injil perlu menyadari bahwa kita tidak bekerja sendirian.
    Ada Tuhan yang tidak kelihatan, namun benar-benar menyertai.
    Tuhan sudah memberikan kuasaNya kepada para utusanNya, agar Injil yang diberitakan nyata berasal dari Allah..ada tanda-tanda mujizat yang menyertai pemberitaan Injil..orang-orang yang mendengar dapat melihat kuasa Allah, menjadi percaya & diselamatkan.

Matius 28:18-20 (TB)
Yesus mendekati mereka dan berkata:
“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here