Do What Must Be Done

0
549

Oleh : IL

TUHAN memilih seorang muda bernama Saul untuk menjadi raja, pemimpin Israel, sesuai permintaan bangsa itu.
Samuel ditugaskan untuk menyampaikan kepada Saul, dan mengurapinya menjadi raja.

Ada panggilan yang harus dilakukan oleh Saul ketika diangkat Tuhan sebagai raja, dan ini disampaikan oleh nabi Samuel ketika mengurapi Saul.

Lalu Samuel mengambil buli-buli berisi minyak, dituangnyalah ke atas kepala Saul, diciumnyalah dia sambil berkata:
“Bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya Israel?
Engkau akan memegang tampuk pemerintahan atas umat TUHAN, dan engkau akan menyelamatkannya dari tangan musuh-musuh di sekitarnya. Inilah tandanya bagimu, bahwa TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas milik-Nya sendiri: ….. (1 Samuel 10:1-6).

Tuhan meneguhkan dengan memberikan tanda-tanda ilahi, kemudian dilanjutkan dengan penugasan dari Tuhan.

Apabila tanda-tanda ini terjadi kepadamu, lakukanlah apa saja yang didapat oleh tanganmu, sebab Allah menyertai engkau. (1 Samuel 10:7)

Saul pun pulang ke rumahnya, ke Gibea, dan bersama-sama dengan dia ikut pergi orang-orang gagah perkasa yang hatinya telah digerakkan Allah.
Tetapi orang-orang dursila berkata: “Masakan orang ini dapat menyelamatkan kita!” Mereka menghina dia dan tidak membawa persembahan kepadanya. Tetapi ia pura-pura tuli. (1 Samuel 10:26-27)

Beberapa waktu kemudian bani Amon akan menyerang Yabesh-Gilead, dan menolak melakukan perjanjian damai.
Raja Amon memberi syarat bahwa ia akan mencungkil sebelah mata seluruh penduduk kota itu sebagai tanda penaklukan,
ia benar-benar ingin mempermalukan umat Tuhan. (Lihat 1 Samuel 11:1-2)

Bukan kebetulan hal itu terdengar oleh Saul yang baru pulang dari padang, berjalan di belakang lembunya.
Apa yang Saul lakukan?

Ketika Saul mendengar kabar itu, maka berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya dengan sangat.
Diambilnyalah sepasang lembu, dipotong-potongnya, lalu potongan-potongan itu dikirimkannya ke seluruh daerah Israel dengan perantaraan utusan, pesannya:
“Siapa yang tidak maju mengikuti Saul dan mengikuti Samuel, lembu-lembunya akan diperlakukan juga demikian.”
Lalu TUHAN mendatangkan ketakutan kepada bangsa itu, sehingga majulah mereka serentak.

Ketika Saul memeriksa barisan mereka di Bezek, maka ada tiga ratus ribu orang Israel dan tiga puluh ribu orang Yehuda.
Kepada para utusan yang datang itu dikatakan: “Beginilah kamu katakan kepada orang-orang Yabesh-Gilead: Besok pada waktu panas teriknya matahari akan datang bagimu penyelamatan.” Ketika para utusan kembali dan memberitahukan hal itu kepada orang-orang Yabesh, bersukacitalah mereka. (1 Samuel 11:6-9)

Perenungan:

  1. Saat Tuhan mengangkat seseorang, pasti ada satu maksud panggilan Tuhan bagi orang tersebut.
    Saul diangkat menjadi raja Israel dengan tujuan menyelamatkan Israel dari musuh-musuhnya. (10:1b).
  2. Tuhan akan memperlengkapi orang yang dipilih-Nya:
    a. Tuhan memberikan kuasa ilahi melalui pengurapan-Nya,
    ada hikmat, kekuatan, keberanian, dan kuasa dari Roh Kudus yang memenuhi orang tersebut sehingga ia dimampukan untuk memenuhi panggilan Tuhan. (10:1)
    b. Tuhan meneguhkan dengan tanda-tanda ilahi, agar orang tersebut menangkap betul yang mengutusnya bukanlah manusia, namun Tuhan sendiri. (10:2-6)
    c. Tuhan sudah menyiapkan orang-orang yang gagah perkasa yang akan mendukung pekerjaan Tuhan tersebut. (10:26)
    d. Tuhan memberikan jaminan penyertaan-Nya (10:7b)
  3. Akan selalu ada orang-orang yang kontra dengan rencana Tuhan, yang bukan saja tidak mengerti rencana Tuhan, namun menentang dan berusaha melemahkan.
    Saat itu Saul bersikap bijak menghadapi orang-orang seperti itu. Ia tidak memedulikan orang-orang dursila tersebut dengan pura-pura tuli!
    Saul tidak mau membuang-buang waktu menanggapi orang-orang seperti itu. (10:27)
  4. Setelah memperlengkapi, Tuhan memberikan penugasan. Inilah yang menjadi bagian orang yang dipilih-Nya, yaitu melakukan sesuai panggilan yang Tuhan telah tetapkan baginya.

1 Samuel 10:7b NLT
do what must be done, for God is with you.

Dan Saul melakukan panggilan tersebut dengan menyelamatkan penduduk Yabesh-Gilead (1 Samuel 11:6-11)

1 Samuel 11:11
Keesokan harinya Saul membagi rakyat itu menjadi tiga pasukan. Mereka itu masuk ke tengah-tengah perkemahan musuh pada waktu kawal pagi dan memukul kalah orang-orang Amon sebelum hari panas; dan terserak-seraklah orang-orang yang lolos itu,
sehingga di antara mereka tidak ada tinggal dua orang bersama-sama.

Aplikasi:

  1. Isi kehidupan kita dengan memenuhi panggilan Tuhan, melakukan tugas yang Tuhan telah embankan kepada kita (keluarga, penginjilan, pelayanan, pekerjaan).
  2. Lakukan panggilan Tuhan dengan kekuatan Roh bukan dengan kekuatan sendiri.
  3. Jangan buang-buang waktu meladeni orang-orang yang melemahkan, orang-orang yang tidak mau tahu tentang rancangan Tuhan.
  4. Kesampingkan urusan membela harga diri, karena Tuhan akan mengangkat orang-orang yang rendah hati.

Galatia 2:20
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.
Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Filipi 3:13-14
Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

1 Petrus 5:10
Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal,
akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.

Tuhan tidak pernah menugaskan tanpa memperlengkapi dengan segala sesuatu yang diperlukan untuk melakukan tugas tersebut.
Hikmat, pengurapan, kekuatan dan penyertaan sudah Tuhan sediakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here