Purim

0
759

Oleh : AP

Ester 9:30-32 (TB) Lalu dikirimkanlah surat-surat kepada semua orang Yahudi di dalam keseratus dua puluh tujuh daerah kerajaan Ahasyweros, dengan kata-kata salam dan setia, supaya hari-hari Purim itu dirayakan pada waktu yang ditentukan, seperti yang diwajibkan kepada mereka oleh Mordekhai, orang Yahudi itu, dan oleh Ester, sang ratu, dan seperti yang diwajibkan mereka kepada dirinya sendiri serta keturunan mereka, mengenai hal berpuasa dan meratap-ratap.
Demikianlah perintah Ester menetapkan perihal Purim itu, kemudian dituliskan di dalam kitab.

Perenungan
Hari Raya Purim adalah adalah hari raya yang masih dilakukan umat Yahudi sampai hari ini.

Hari Raya Purim dilakukan untuk mengenang kembali pembebasan umat Tuhan dari musuh mereka (Haman) yang hendak memusahkan mereka ketika mereka ada di bawah kekuasaan Kerajaan Persia.

Tangan Tuhan yang kuat memakai hambaNya Ester dan Mordekhai untuk menjadi alat pembebas bangsanya.

Oleh karena itu selama hari raya Purim kitab Ester selalu dibacakan.

Penerapan
Orang Kristen juga sebenarnya memiliki makna yang sama dengan Purim, yaitu dilepaskannya kita dari hukuman dosa kekal.
Seharusnya kita semua mati dengan dosa-dosa kita tetapi Yesus menggantikan dengan mati demi membayar dosa kematian kita.

Apakah kita masih mengingat hal ini dan merayakannya dalam hidup kita seperti Purim Ester orang Yahudi?

Mari mengucap syukur dan selalu mengingat Purim yang membebaskan dan memerdekakan kita dari hukuman dosa kematian kekal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here