Masakan Aku…..

0
147

Oleh : Il

Bacaan : Mikha 6

Setelah Tuhan mengajukan pengaduan terhadap umat-Nya di awal pasal 6 ini, Tuhan juga mengingatkan umatNya mengenai betapa banyak kebaikan yang Tuhan telah lakukan bagi umat-Nya.
Tuhan mengkritik sikap umatNya yang datang kepadaNya dengan mental iman transaksional, menganggap Tuhan dapat disogok dengan korban!

(6-7 -FAYH)
“Apakah yang harus kami bawa kepada TUHAN untuk menyatakan penyembahan kami kepada-Nya? ” demikian kamu bertanya.
“Haruskah kami menyembah TUHAN dengan membawa anak sapi berumur setahun sebagai kurban bakaran? “
Oh, tidak perlu!
Karena sekalipun kamu mempersembahkan ribuan domba jantan dan sepuluh ribu sungai minyak zaitun— apakah persembahan itu akan menyenangkan TUHAN? Apakah Ia akan merasa puas?
Sekiranya kamu mempersembahkan anak sulungmu, apakah itu akan menggembirakan Dia?
Apakah dengan cara demikian Ia akan mengampunkan dosa-dosamu?
Tentu saja tidak!

Kemudian Tuhan memberitahukan apa yang akan segera terjadi atas Kerajaan Yehuda…

(9b – FAYH)
Bala tentara yang menghancurkan akan segera datang; (Kerajaan Asyur)
TUHANlah yang mengutus mereka.

Ya, betul!
TUHAN Allah Israel sendirilah yang mengutus ker Asyur untuk menaklukkan umat Tuhan di Kerajaan Yehuda, untuk meluluhlantakkan BaitNya di Yerusalem.

Dan dengan tegas TUHAN memberitahukan alasanNya, yaitu karena kefasikan, kejahatan, dusta, penipuan, & kekerasan yang dibuat umat-Nya tanpa rasa malu.
TUHAN menggugat umatNya, dengan berkata,.”Masakan Aku* (diulang dua kali), untuk menyatakan bahwa TUHAN Allah yang Maha Adil, tidak mungkin membiarkan kejahatan merajalela begitu saja, bahkan umat-Nya sendiri pun, akan mengalami penghukumanNya!

(10-12) Masakan Aku melupakan harta benda kefasikan di rumah orang fasik dan takaran efa yang kurang dan terkutuk itu?
Masakan Aku membiarkan tidak dihukum orang yang membawa neraca palsu atau pundi-pundi berisi batu timbangan tipu?
Orang-orang kaya di kota itu melakukan banyak kekerasan, penduduknya berkata dusta dan lidah dalam mulut mereka adalah penipu.

Dan apa yang akan dialami umat-Nya diberitahukanNya terlebih dahulu dengan sangat detail, agar saat itu terjadi, umatNya percaya bahwa itu semua penghukuman Tuhan, bukan karena kehebatan musuh, agar saat itu penghancuran itu datang, umat Tuhan mau kembali kepada Tuhan, bertobat dari jalan-jalannya yang menyimpang, agar saat mengalami celaan dari pihak bangsa-bangsa, sebagaimana pun terpuruk keadaannya, umat Tuhan masih tetap dapat berharap kepada Tuhan, yang memberikan janji pemulihan,!

(13-16) Maka Aku pun mulai memukul engkau, menanduskan engkau oleh karena dosamu.
Engkau ini akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang, dan perutmu tetap mengamuk karena lapar; engkau akan menyingkirkan sesuatu, tetapi tidak dapat menyelamatkannya, dan apa yang dapat kauselamatkan, akan Kuserahkan kepada pedang.
Engkau ini akan menabur, tetapi tidak menuai, engkau ini akan mengirik buah zaitun, tetapi tidak berurap dengan minyaknya; juga mengirik buah anggur, tetapi tidak meminum anggurnya.
Engkau telah berpaut kepada ketetapan-ketetapan Omri dan kepada segala perbuatan keluarga Ahab, dan engkau telah bertindak menurut rancangan mereka, sehingga Aku membuat engkau menjadi ketandusan dan pendudukmu menjadi sasaran suitan; demikianlah kamu akan menanggung pencelaan dari pihak bangsa-bangsa.”

Aplikasi:

  1. Sadari kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat, segera berbalik dan bertobat
  2. Sadari keMaha adilan Tuhan, yang tak akan pernah membiarkan kejahatan merajalela
  3. Menerima konsekuensi kesalahan yang telah dilakukan, sambil tidak menjadi tawar hati, namun tetap memiliki pengharapan di dalam Tuhan

Mikha 7:7-9 (FAYH)
Tetapi aku ini memandang kepada TUHAN dan mengharapkan pertolongan-Nya.
Aku menantikan Allah untuk menyelamatkan aku; Ia akan mendengar aku.
Janganlah bersukacita atas kemalanganku, hai musuhku, karena walaupun aku jatuh, aku akan berdiri lagi!
Apabila aku duduk dalam kegelapan, TUHAN sendiri akan menjadi Terang bagiku.
Aku akan bersabar sementara TUHAN menghukum aku, karena aku telah berdosa terhadap Dia.

Maka Ia akan membela aku terhadap musuh-musuhku, dan menghukum mereka atas segala kejahatan yang telah dilakukan mereka terhadap aku.
Allah akan mengeluarkan aku dari kegelapanku ke dalam terang, dan aku akan melihat kebaikan-Nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here