Hadirat Tuhan yang Hilang

0
297

Oleh : AP

Pembacaan Ezra 3

Ezra 3:12 (TB) Tetapi banyak di antara para imam, orang-orang Lewi dan kepala-kepala kaum keluarga, orang tua-tua yang pernah melihat rumah yang dahulu, menangis dengan suara nyaring, ketika perletakan dasar rumah ini dilakukan di depan mata mereka, sedang banyak orang bersorak-sorai dengan suara nyaring karena kegirangan.

Perenungan
Orang tua sering bercerita dulu….zaman kakek…seperti ini…dan itu.
Mengenang keindahan Bait Allah Salomo yang megah dan sukacita melimpah, hidup berlimpah.
Masa-masa yang menyenangkan dan sejahtera.
Sekarang….tinggal puing-puing berserakan, tidak ada bekas kemewahannya sedikitpun.
Dulu emas, sekarang debu…rayap…bau…kotor.

Penerapan
Semua yang biasa manusia kenang adalah hal-hal fisik.
Tetapi ingat yang membuat Daud dan Salomo bisa membuat rumah Tuhan begitu diagungkan adalah karena adanya hadirat Tuhan.
Kita sering terpaku pada fisik gereja, jumlah jemaat, fisik bangunan.
Kita sering lupa esensi penyembahan adalah adanya Tuhan ditengah kita.
Gedung megah tanpa jiwa-jiwa yang diperbaharui rohnya dan jiwanya sama dengan kuburan yang megah tapi isinya kematian.

Di Eropa bangunan gereja begitu megah besar dan luar biasa indah …
Tapi adakah anak-anak Tuhan di dalamnya yang melakukan penyembahan dan pujian untukNya di sana?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here