Head Knowledge vs Heart Knowledge

0
115

2 Samuel 16:20-23 (TB) Kemudian berkatalah Absalom kepada Ahitofel: “Berilah nasihat; apakah yang harus kita perbuat?”
Lalu jawab Ahitofel kepada Absalom: “Hampirilah gundik-gundik ayahmu yang ditinggalkannya untuk menunggui istana. Apabila seluruh Israel mendengar, bahwa engkau telah membuat dirimu dibenci oleh ayahmu, maka segala orang yang menyertai engkau, akan dikuatkan hatinya.”
Maka dibentangkanlah kemah bagi Absalom di atas sotoh, lalu Absalom menghampiri gundik-gundik ayahnya di depan mata seluruh Israel.
Pada waktu itu nasihat yang diberikan Ahitofel adalah sama dengan petunjuk yang dimintakan dari pada Allah; demikianlah dinilai setiap nasihat Ahitofel, baik oleh Daud maupun oleh Absalom.

Perenungan
Ahitofel adalah penasihat Daud yang sangat pandai…juga dalam strategi perang (2 Samuel 17:1).
Dikatakan nasihat Ahitofel adalah seperti nasihat yang diminta kepada Allah.
Ketika Absalom meminta nasihat Ahitofel maka nasihat pertamanya adalah agar berbuat zinah.
Ahitofel menyarankan agar Absalom bertindak seperti binatang yang tidak mempunyai moral.
Mungkin hal ini dilakukan juga raja-raja saat itu yang tidak mengenal Tuhan.
Ahitofel adalah orang yang mempunyai head knowledge (kepandaian, kemampuan, kecerdasan) tetapi tidak memiliki hati nurani yang takut akan Tuhan.
Dengan kata lain ia tidak mempunyai heart knowledge.

Penerapan
Mengapa Ahitofel bisa berbuat demikian …mungkin karena ia mempunyai hubungan darah dengan cucunya Batsyeba.
Ia memiliki cucu mantu yang setia yang bernama Uria yang dibunuh oleh Daud.
Ia hendak membalas dendam untuk apa yang sudah dilakukan Daud.
Dan ia berencana menghancurkan keluarga Daud.

Kita bisa belajar bahwa kebenaran bukan hanya untuk dimengerti oleh otak saja tetapi juga diperlukan penundukkan diri sepenuhnya kepada Firman Tuhan.

Ketika hanya kepandaian tanpa moral yang diperhatikan maka akan muncul orang-orang seperti Ahitofel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here