Tetaplah Allah…….

0
179

Oleh : IL

Bacaan: Mazmur 64

Mazmur 64 diawali dengan permintaan pemazmur (Daud) kepada Tuhan, yaitu agar mendengar, menjaga & menyembunyikan terhadap persepakatan orang jahat.

Apa yang dilakukan orang jahat?
Persepakatan.
Kerusuhan.
Membidikkan kata pahit seperti panah.
Menembak orang tulus hati dari temat tersembunyi dengan tidak takut-takut.
Berpegang teguh pada maksud jahat.
Memasang perangkap dengan sembunyi.
Merancang kecurangan-kecurangan.

Setelah menuliskan begitu banyaknya perbuatan-perbuatan orang jahat, Daud menuliskan apa yang Allah lakukan, apakah itu?

Tetapi Allah menembak mereka dengan panah; sekonyong-konyong mereka terluka.
Ia membuat mereka tergelincir karena lidah mereka; setiap orang yang melihat mereka menggeleng kepala.

Frasa “Tetapi Allah” menunjukkan bahwa semua rancangan jahat tersebut dipatahkan oleh Tuhan sendiri.

Kemudian apa yang terjadi kemudian?
Maka semua orang takut dan memberitakan perbuatan Allah, dan mengakui pekerjaan-Nya.
Orang benar akan bersukacita karena TUHAN dan berlindung pada-Nya; semua orang yang jujur akan bermegah.

Aplikasi:
Ketika ada persepakatan orang jahat, apakah yang kita lakukan?
Seperti pemazmur, mari kuatkan kepercayaan kita kepada Tuhan.
Percaya penuh bahwa apa pun yang musuh rancangkan, kita bisa berdoa!

Dan saat kita berdoa, ada intervensi ilahi turun sehingga rancangan musuh akan dipatahkan! Amin.

Dan ketika Tuhan bertindak, semua orang akan takjub, menjadi takut, akan memberitakan perbuatan Allah, & mengakui pekerjaanNya.

Ketika Tuhan bertindak, orang benar akan bersukacita karena Tuhan, Akan berlindung pada Tuhan.

Dan..semua orang benar akan bersukacita berlindung padaNya.

Jangan takut pada persepakatan orang jahat, TUHAN ada, IA akan bertindak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here