Peringatan!

0
166

Oleh : IL

Bacaan: Mazmur 38

Mazmur 38 ditulis oleh Daud & untuk dibacakan khusus pada waktu mempersembahkan korban peringatan.
Apakah itu korban peringatan?
Korban yang dipersembahkan khusus yang mengingatkan kepada kedurjanaan (Bilangan 5:15c)

Isi mazmur 38:

  1. Memohon kemurahan dan belas kasihan Tuhan (mercy).
    (TUHAN, janganlah menghukum aku dalam geram-Mu, dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan murka-Mu;)
  2. Ada penghukuman Tuhan atas dosa, berdasarkan keadilanNya
    (sebab anak panah-Mu menembus aku, tangan-Mu telah turun menimpa aku.)
  3. Dosa & pelanggaran dapat menyebabkan sakit penyakit.
    (Tidak ada yang sehat pada dagingku oleh karena amarah-Mu, tidak ada yang selamat pada tulang-tulangku oleh karena dosaku;)
  4. Dosa & pelanggaran mempengaruhi roh & jiwa, menekan batin.
    (sebab kesalahanku telah menimpa kepalaku; semuanya seperti beban berat yang menjadi terlalu berat bagiku.)
    (jantungku berdebar-debar, kekuatanku hilang, dan cahaya mataku pun lenyap dari padaku.)
    (aku terbungkuk-bungkuk, sangat tertunduk; sepanjang hari aku berjalan dengan dukacita. Sebab pinggangku penuh radang, tidak ada yang sehat pada dagingku; aku kehabisan tenaga dan remuk redam, aku merintih karena degap-degup jantungku.
  5. Dosa yang dibiarkan akan semakin parah & menjijikkan serta mengakibatkan kehancuran.
    (Luka-lukaku berbau busuk, bernanah oleh karena kebodohanku;)
  6. Pemazmur mengakui dosa dan menyerahkan kepada Tuhan.
    ( Tuhan, Engkau mengetahui segala keinginanku, dan keluhku pun tidak tersembunyi bagi-Mu;) (ya, aku mengaku kesalahanku, aku cemas karena dosaku.)
  7. Dosa mempengaruhi hubungan dengan sesama.
    (Sahabat-sahabatku dan teman-temanku menyisih karena penyakitku, dan sanak saudaraku menjauh.)
  8. Dosa membuat musuh memiliki batu pijakan kuat untuk menghancurkan.
    (Orang-orang yang ingin mencabut nyawaku memasang jerat, orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku, memikirkan kehancuran dan merancangkan tipu daya sepanjang hari.)
  9. Pemazmur memutuskan untuk tidak melawan orang-orang yang menghina, menantang, memfitnah bahkan orang-orang yang ingin mencelakainya.
    (Tetapi aku ini seperti orang tuli, aku tidak mendengar, seperti orang bisu yang tidak membuka mulutnya; ya, aku ini seperti orang yang tidak mendengar, yang tak ada bantahan dalam mulutnya.)
    Mengapa?
    Sebab kepada-Mu, ya TUHAN, aku berharap; Engkaulah yang akan menjawab, ya Tuhan, Allahku. …
    Pikirku:
    “Asal mereka jangan beria-ria karena aku, jangan membesarkan diri terhadap aku apabila kakiku goyah!”
    Sebab aku mulai jatuh karena tersandung, dan aku selalu dirundung kesakitan; )
  10. Terkadang Tuhan ijinkan mengalami ketidakadilan…ketika melakukan hal yang benar, malah dibenci & dimusuhi.
    (Orang-orang yang memusuhi aku besar jumlahnya, banyaklah orang-orang yang membenci aku tanpa sebab; mereka membalas yang jahat kepadaku ganti yang baik, mereka memusuhi aku, karena aku mengejar yang baik. )
  11. Memohon pada Allah untuk selalu dekat & segera bertindak menolong.
    (Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN, Allahku, janganlah jauh dari padaku! Segeralah menolong aku, ya Tuhan, keselamatanku!)

Perenungan:
Daud adalah seorang yang sangat berkenan kepada Tuhan, ia begitu dekat Tuhan, suka bertanya kepada Tuhan & taat kepada perintah-perintah Tuhan..hidupnya menyenangkan hati Tuhan.
Namun.. seorang Daud pun pernah mengalami kejatuhan dalam dosa.

Dalam 1 Tawarikh 21:1-17, dicatat ada dosa kesombongan yang dilakukan Daud, yaitu melakukan sensus yang tidak Tuhan kehendaki.
Dan sebagai konsekuensinya Tuhan mendatangkan penyakit sampar 7 hari lamanya, dan 70.000 orang tewas.
Mazmur ini dituliskan, dibacakan, untuk mengingatkan betapa beratnya konsekuensi dosa, untuk mengingatkan betapa mahal harga yang harus dibayar….untuk mengingatkan bahwa dosa & pelanggaran, membuat integritas kita jatuh di mata musuh & musuh mendapat kesempatan untuk menjatuhkan kita….untuk mengingatkan bahwa hanya pada Allah saja ada pengharapan untuk pemberesan dosa-dosa.

Aplikasi:

  1. Berhati-hati untuk tidak menganggap remeh atau bahkan bermain-main dengan dosa, karena betapa beratnya konsekuensi dosa, bahkan dapat merubah arah hidup kita.
    Contoh: Sejak peristiwa Batsyeba & pembunuhan Uria, pedang selalu mengikuti keluarga raja Daud (2 Samuel 12:10)
  2. Membaca mazmur 38 ini sebagai peringatan bagi diri kita untuk tidak mengulangi kejatuhan yang pernah kita buat, untuk lebih sungguh-sungguh lagi hidup kudus dan taat kepada Tuhan agar rancanganNya digenapi dalam hidup kita.
  3. Ketika jatuh dalam dosa, tidak membiarkan dosa tersebut, namun segera bertobat, berbalik kepada Tuhan, memohon kemurahan & belas kasihan Tuhan. Mau menerima konsekuensi dosa, mau menerima keadilan Allah.

Roma 6:23
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Amsal 16:17
Menjauhi kejahatan itulah jalan orang jujur; siapa menjaga jalannya, memelihara nyawanya.

Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here