Buang! Jangan Merasa Rugi!

0
56

Oleh : IL

Yehezkiel 22:1-4

Datanglah firman TUHAN kepadaku:
“Hai engkau, anak manusia, maukah engkau menjatuhkan, ya, menjatuhkan hukuman atas kota yang penuh hutang darah?
Beritahukanlah kepadanya segala perbuatannya yang keji, dan katakanlah:
Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai kota, yang mencurahkan darah di tengah-tengahmu, sehingga waktu penghukumanmu datang
dan membuat berhala-berhala bagimu yang menajiskan dirimu.
Dengan darah yang engkau curahkan engkau bersalah dan dengan berhala-berhalamu yang engkau perbuat engkau menjadi najis;
dengan demikian engkau membuat saatmu mendekat dan membuat akhir tahun-tahunmu datang.
Oleh karena itu Aku memberi engkau cercaan bagi bangsa-bangsa dan ejekan bagi semua negeri.

Perenungan:
Firman Tuhan di atas ditujukan kepada bangsa Yahudi yang saat itu sudah menerima hukuman Tuhan, mereka dibuang ke negeri Babel akibat penyembahan berhala yang mereka lakukan.
Dan Tuhan menunjukkan segala perbuatan-perbuatan jahat mereka agar mereka mengetahui bahwa apa yang mereka alami itu sungguh-sungguh Tuhanlah yang melakukannya, dan Tuhan menunggu adanya pertobatan dari umatNya yang telah menyimpang tersebut.

Dari ayat di atas, Tuhan menunjukkan konsekuensi yang sangat besar yang akan diterima oleh umat Tuhan ketika melakukan dosa penyembahan berhala.

  1. Berhala menajiskan pribadi orang yang menyembahnya
    Ketika seseorang menyembah berhala, maka penyebab Tuhan murka bukanlah karena Tuhan menjadi rugi karena tidak disembah, No!
    Tuhan tidak ingin manusia ciptaanNya menjadi najis, kotor, hina, menjijikkan karena penyembahan berhala akan mencemari seluruh kehidupan orang tersebut.
    Secara roh, seorang penyembah berhala rohnya sudah menjadi cemar, karena ia menyerahkan diri kepada kuasa kegelapan.
    Secara tubuh, ia juga menjadi cemar karena praktek-praktek penyembahan berhala membawa penyembahnya melakukan praktek-praktek yang merusak dan mencemarkan tubuh.
    Dalam ibadah penyembahan dewa-dewa tertentu, penyembahnya melakukan ritual-ritual yang merupakan praktek dosa seksual.
  2. Berhala membuat pendek umur
    Ah, masa begitu?
    Bukankah umur seseorang ada di tangan Tuhan?
    Ya, benar sekali…
    Tapi firman Tuhan mengatakan ketika seseorang menyembah berhala dan menjadi najis, maka ia membuat akhir hidupnya menjadi lebih dekat (ayat 4b).
    Misalnya: Tuhan merancangkan seseorang hidup sampai usia 70 tahun, namun karena orang tersebut menyembah berhala, maka usianya tidak mencapai 70 tahun, tidak penuh seperti rancangan Tuhan.
  3. Berhala membuat hidup seseorang mengalami penurunan, degradasi
    Ternyata berhala juga mengakibatkan degradasi secara rohani, tetapi juga degradasi jasmani, penurunan yang kasat mata, bisa berupa penurunan ekonomi, keutuhan keluarga, kondisi tubuh, dll.
    Ketika masih ada penyembahan berhala dalam hidup umat Tuhan, maka yang terjadi adalah penurunan demi penurunan..
    Dan hal tersebut sangat terlihat jelas sehingga menjadi ejekan dan cercaan bagi orang-orang yang tidak kenal Tuhan.
    (Ayat 4 – Oleh karena itu Aku memberi engkau cercaan bagi bangsa-bangsa dan ejekan bagi semua negeri. )

Aplikasi:

  1. Cek adakah berhala-berhala dalam kehidupan kita sebagai umat Tuhan, segala yang berasal dari kerajaan gelap yang mencemarkan hidup kita.
  2. Cek adakah berhala-berhala modern dalam kehidupan kita, yaitu sesuatu yang kita prioritaskan lebih dari Tuhan. Sesuatu yang mengalihkan kita dari rancangan Tuhan.
  3. Menyadari dampak kerugian besar (menjadi najis, umur diperpendek, penurunan / degradasi ) bila kita masih menyimpan berhala-berhala dalam kehidupan kita.
  4. Mari buang segala berhala tersebut, jangan merasa rugi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here