Sekalipun….. Bahkan Sekalipun …….

0
125

Oleh : Ily

Bacaan: Obaja 1

Kitab Obaja ditulis oleh nabi Obaja, kitab yang cukup pendek.
Menarik sekali, isi kitab ini bukan mengenai umat Tuhan Israel, tetapi Edom.
Siapakah Edom?
Keturunan Esau (saudara Yakub/Israel) yang mendiami pegunungan Seir (Kejadian 36:8).
Bagaimana kondisi pegunungan Seir?
Berupa gunung batu yang kuat dan tinggi, begitu kokohnya sehingga sulit dikalahkan oleh musuh (Obaja 1:3).
Hal itulah yang menjadi salah satu penyebab keangkuhan Edom.

Keangkuhan Edom mewakili keangkuhan bangsa-bangsa seluruh dunia, kesombongan manusia ciptaan Tuhan yang begitu merasa hebat,
sehinggag menindas sesamanya & mengabaikan Penciptanya.

Dan…..
TUHAN sangat benci kepada kesombongan manusia.
Inilah yang Tuhan katakan…
(Ayat 4) Sekalipun engkau terbang tinggi seperti burung rajawali, bahkan, sekalipun sarangmu ditempatkan di antara bintang-bintang,
dari sana pun Aku akan menurunkan engkau, — demikianlah firman TUHAN.

Bagaimana Tuhan merendahkan Edom?

  1. Tuhan mengutus bangsa-bangsa lain untuk memerangi Edom
    (Penglihatan Obaja.
    Beginilah firman Tuhan ALLAH tentang Edom — suatu kabar telah kami dengar dari TUHAN, seorang utusan telah disuruh ke tengah bangsa-bangsa: “Bangunlah, marilah kita bangkit memeranginya!” — )
  2. Tuhan membuat kekuatan Edom menjadi lemah tak berdaya, sehingga menjadi bangsa yang kecil bahkan sangat dihina oleh bangsa-bangsa lain.
    (Sesungguhnya, Aku membuat engkau kecil di antara bangsa-bangsa, engkau dihinakan sangat.)
  3. Tuhan memporak porandakan Edom sampai tidak ada lagi yang bisa diandalkan, tidak ada lagi yang bisa dibanggakan.
    a. Kekayaannya dijarah
    (Jika malam-malam pencuri atau perampok datang kepadamu — betapa engkau dibinasakannya — bukankah mereka akan mencuri seberapa yang diperlukannya?
    Jika pemetik buah anggur datang kepadamu, bukankah mereka akan meninggalkan sisa-sisa pemetikannya?
    Betapa kaum Esau digeledah, betapa harta bendanya yang tersembunyi dicari-cari! )

b. ditinggalkan, dikhianati, dikalahkan oleh sekutu-sekutunya, sahabat-sahabatnya.
(Sampai ke tapal batas engkau diusir oleh semua teman sekutumu; engkau diperdayakan, dikalahkan oleh sahabat-sahabatmu.
Siapa yang makan sehidangan dengan engkau memasang jerat terhadap engkau. — Tidak ada pengertian padanya. )

c. orang-orang bijaksana dilenyapkan sehingga tidak ada lagi nasihat-nasihat bijak
(Bukankah pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan melenyapkan orang-orang bijaksana dari Edom, dan pengertian dari pegunungan Esau? )

d. kekuatan Edom dihancurkan, semua para pahlawannya terbunuh.
(Juga para pahlawanmu, hai Téman, akan tertegun, supaya semua orang di pegunungan Esau lenyap terbunuh.)

Setelah menuliskan segala hal buruk yang akan menimpa Edom, kemudian Nabi Obaja menuliskan alasan mengapa Tuhan begitu merendahkan Edom.
Edom telah melakukan kekerasan terhadap Israel, padahal Israel adalah saudaranya. Dan Israel adalah umat Tuhan.
Hal itu menunjukkan hati yang tidak takut akan Tuhan. (Karena kekerasan terhadap saudaramu Yakub, maka cela akan meliputi engkau,
dan engkau akan dilenyapkan untuk selama-lamanya.)

Apa saja kekerasan yang dilakukan Edom kepada Israel?
a. Tidak memberikan pertolongan saat Israel dijarah bangsa lain
b. Bahkan ikut-ikutan menjarah dengan kejam
(Pada waktu engkau berdiri di kejauhan, sedang orang-orang luar mengangkut kekayaan Yerusalem dan orang-orang asing memasuki pintu gerbangnya dan membuang undi atasnya, engkau pun seperti salah seorang dari mereka itu. )

Nabi Obaja memberikan nilai-nilai ilahi yang harus dianut sebagai berikut:
a. Janganlah memandang rendah saudaramu, pada hari kemalangannya,
b. dan janganlah bersukacita atas keturunan Yehuda pada hari kebinasaannya;
c . dan janganlah membual pada hari kesusahannya.
d. Janganlah masuk ke pintu gerbang umat-Ku pada hari sialnya,
e. bahkan janganlah memandang ringan malapetaka yang menimpanya pada hari sialnya;
f dan janganlah merenggut kekayaannya pada hari sialnya.
g. Janganlah berdiri di persimpangan untuk melenyapkan orang-orangnya yang luput,
h. dan janganlah serahkan orang-orangnya yang terlepas pada hari kesusahan.

Akan ada pembalasan dan penghukuman dari Tuhan atas orang-orang yang angkuh, mereka akan dilenyapkan (seakan-akan tidak pernah ada – ayat 16c).

Secara kontras Nabi Obaja menuliskan pembelaan Tuhan terhadap umatNya, yaitu akan ada pemulihan:
a. Pemulihan orang-orang yang selamat
Ada orang-orang yang terluput

b. Pemulihan hubungan dengan Tuhan
Gunung Sion akan menjadi tempat kudus

c. Pemulihan tanah pusaka
(keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya.)

d. Pemulihan kekuatan, kemenangan atas musuh
(Kaum keturunan Yakub akan menjadi api dan kaum keturunan Yusuf menjadi nyala api, dan kaum keturunan Esau menjadi tunggul gandum: mereka akan membakar dan memakan habis sekaliannya, dan dari kaum keturunan Esau tidak ada seorang pun yang terlepas,
sebab TUHANlah yang berfirman demikian.)

Dan inilah tujuan dari pemulihan umat Tuhan…. (dituliskan pada kalimat penutup kitab ini) yaitu agar TUHAN lah yang ditinggikan!
(Ayat 21c – maka TUHANlah yang akan empunya kerajaan itu. )

Perenungan:
Pelajaran penting tentang Keangkuhan:
(Ayat 3) Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau, ya engkau yang tinggal di liang-liang batu, di tempat kediamanmu yang tinggi;
engkau yang berkata dalam hatimu: “Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?”

Ternyata Keangkuhan dapat menipu kita! Ketika diri mulai sombong, merasa diri kuat tak akan pernah terkalahkan.
Mengandalkan hal-hal yang fana sebagai tempat perlindungan, di mana kita merasa aman…berhati2lah!

Aplikasi:

  1. Hati-hati dengan dosa kesombongan, yaitu:
    a. Ketika merasa diri hebat tak terkalahkan
    b. Ketika memandang orang lain rendah
    c. Ketika menutup hati untuk tidak menolong saudara yang dalam kesukaran
    d. Ketika melakukan kejahatan dengan melakukan kekerasan kepada yang tak berdaya
  2. Peka ketika Tuhan memberikan peringatan bahkan penghukuman.
    Bentuk peringatan Tuhan antara lain:
    -menghilangkan hal-hal yang menjadi andalan (kekayaan, teman-teman, kepandaian, kekuatan).
    -ditinggalkan oleh sahabat-sahabat
    -direndahkan di antara orang-orang lain, tidak diperhitungkan, dipandang sebelah mata.
    Segera bertobat dari keangkuhan kita.
  3. Miliki kerendahan hati
    Kerendahan hati antara lain diwujudkan dalam bentuk hati yang berbelaskasihan,
    tidak menutup mata pada kesusahan saudara,
    tidak merasa senang saat orang lain dalam kesusahan,
    tidak merasa diri hebat saat orang lain dalam keadaan terpuruk,
    tetapi ikut merasakan penderitaan, & memberikan pertolongan,
    tidak mengambil keuntungan saat orang dalam keadaan terjepit,
    tidak menindas yang lemah.
  4. Hanya TUHAN-lah yang layak ditinggikan dalam hidup kita. Amin.

Yesaya 2:17
Manusia yang sombong akan ditundukkan
dan orang yang angkuh akan direndahkan;
hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here