Dalam Kesusahan Aku Berseru Kepada Tuhan……. Dan Ia Menjawab Aku

0
118

Oleh : IL

Yunus, dalam kondisi serba sulit, bagai makan buah simalakama.
Berada dalam kapal yang dihantam badai besar yang tidak ada henti-hentinya, pastilah akan binasa dengan seluruh isi kapal.
Pilihan kedua adalah meminta awak kapal melemparkan dia keluar agar hanya dia yang binasa, sedangkan kapal dan seluruh penumpangnya dapat selamat.
Yunus tahu benar ialah penyebab semua bencana itu.
Sehingga ia memilih pilihan yang ke dua.. (Yunus 1:12)

Awak kapal enggan melakukan permintaan Yunus, (Yunus 1:13) karena mereka tahu bahwa itu akan menjadi akhir kehidupan Yunus.
Dengan sekuat tenaga mereka berusaha mendayung kapal ke darat, tapi mereka tidak berdaya melawan tangan Tuhan yang mendatangkan badai.
Akhirnya mereka menyerah dengan berdoa kepada Allah Penguasa semesta alam yang tidak mereka kenal sebelumnya akhirnya mereka dengan berat hati melemparkan Yunus ke laut… BYURR!!

Apa yang Yunus alami?
a. Di tengah lautan diterpa badai & ombak ganas
(2:3) Telah Kaulemparkan aku ke tempat yang dalam, ke pusat lautan, lalu aku terangkum oleh arus air; segala gelora dan gelombang-Mu melingkupi aku.
b. Yunus tidak yakin apakah ia masih dapat hidup, untuk datang ke Bait Tuhan & kembali melayani Tuhan
(2:4) Dan aku berkata: telah terusir aku dari hadapan mata-Mu.
Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus?
c. Yunus tenggelam sampai ke dasar lautan, hampir meninggal
Entah sudah berapa liter air laut yang tertelan.
(2:5-6a) Segala air telah mengepung aku, mengancam nyawaku; samudera raya merangkum aku; lumut lautan membelit kepalaku
di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya.
d. Yunus berteriak minta pertolongan Tuhan (2:2)
e. Yunus diselamatkan oleh Tuhan
(2:6b) Ketika itulah Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Allahku.
(1:17a) Maka atas penentuan TUHAN datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus;
f. Yunus tetap hidup dalam perut ikan, ikut cruise gratis :))
(1:17b) dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya.

Di dalam perut ikan itulah…yang tentu saja sangat tidak nyaman, nafas sesak karena bau yang menjijikkan.
Tidak ada makanan… selama 3 hari. Namun Yunus merasa sangaaatt legaa…
Pengalaman yang sangat mendebarkan.
Inilah doa syukur Yunus, nabi Tuhan yang sebelumnya menolak tugas yang diberikan oleh Tuannya, TUHAN Allah Pencipta alam semesta.

Yunus 2:2
katanya:
“Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak,
dan Kaudengarkan suaraku.

Perenungan:
Mungkin peristiwa di atas terjadi dalam hitungan menit, sejak Yunus dilempar ke laut, terombang-ambing diterpa badai dan ombak ganas,
lalu tenggelam hampir meninggal, kemudian ditelan ikan besar, Yunus selamat.

Ada kunci penting yang sering terlewatkan dari peristiwa diselamatkannya Yunus secara spektakuler, di mana Tuhan mengirimkan ikan besar untuk menelan dan membawa Yunus ke darat.
Apakah itu?

Yunus berdoa kepada Tuhan…
Yunus berteriak meminta pertolongan Tuhan!
Dan TUHAN menjawab…
TUHAN masih mau mendengarkan suara Yunus hambaNya yang desersi, lari dari tugas yang Tuhan berikan.

Apakah yg terjadi bila Yunus tidak berdoa, berteriak minta pertolongan Tuhan?
Mungkin ceritanya akan lain.

Aplikasi:
Dalam situasi sesulit, seburuk, seberapapun terpuruknya, mari berseru kepada Tuhan, minta pertolonganNya.
Jangan mendekap erat-erat beban masalah sendirian.
TUHAN mampu dan bersedia menolong orang-orang yang mau berseru yang mau merendahkan diri untuk minta pertolongan TUHAN.

Datang berdiam diri, merendahkan hati di hadapan Tuhan.
Jangan terus mengandalkan kekuatan sendiri & enggan datang pada Tuhan.

Yesaya 30:15
Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel:
“Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.”
Tetapi kamu enggan,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here