Remuk Hati, Rendah Hati vs Fasik

0
41

Oleh : IL

Yesaya 57:14-21

Ada yang berkata:
“Bukalah, bukalah, persiapkanlah jalan, angkatlah batu sandungan dari jalan umat-Ku!”
Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya:
“Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.
Sebab bukan untuk selama-lamanya Aku hendak berbantah, dan bukan untuk seterusnya Aku hendak murka, supaya semangat mereka jangan lemah lesu di hadapan-Ku, padahal Akulah yang membuat nafas kehidupan.
Aku murka karena kesalahan kelobaannya, Aku menghajar dia, menyembunyikan wajah-Ku dan murka, tetapi dengan murtad ia menempuh jalan yang dipilih hatinya.
Aku telah melihat segala jalannya itu, tetapi Aku akan menyembuhkan dan akan menuntun dia dan akan memulihkan dia dengan penghiburan; juga pada bibir orang-orangnya yang berkabung Aku akan menciptakan puji-pujian.
Damai, damai sejahtera bagi mereka yang jauh dan bagi mereka yang dekat — firman TUHAN
— Aku akan menyembuhkan dia!
Tetapi orang-orang fasik adalah seperti laut yang berombak-ombak sebab tidak dapat tetap tenang, dan arusnya menimbulkan sampah dan lumpur.
Tiada damai bagi orang-orang fasik itu,” firman Allahku.

Perenungan:
Menarik sekali membaca kitab yang dituliskan oleh nabi Yesaya,
yang isinya adalah perkataan Tuhan Allah sendiri.

Ada 3 kontras yang dihubungkan dengan kata sambung “tetapi” :

  1. Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus
    tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati
    untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati
    dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.
    (ayat 15b,c)
    Hal ini menunjukkan betapa Allah Yang Mahatinggi mau merendahkan diriNya untuk menghiburkan orang yang sedang dalam kehancuran.
    Kasih Allah Pencipta menggerakkanNya untuk mendatangi manusia ciptaanNya.
    Namun.. bila kita teliti, ternyata tidak semua orang yang sedang dalam kesusahan akan menerima penghiburan dari Tuhan tersebut…
    Ada persyaratannya!
    Apakah itu?
    Ternyata … hanya orang-orang yang remuk hati & rendah hati yang Tuhan mau beri kekuatan dan pemulihan.
  2. Aku murka karena kesalahan kelobaannya, Aku menghajar dia, menyembunyikan wajah-Ku dan murka, tetapi dengan murtad ia menempuh jalan yang dipilih hatinya.

Ada pesan tersirat dari kalimat puitis di atas..
yaitu ketika Tuhan menghukum, menghajar, menyembunyikan diri tidak mau menemui umatNya…
Maka respon yang Tuhan harapkan dari umat Tuhan adalah … berbalik, tidak lagi mengambil jalan mengikuti kehendak sendiri.. tetapi mau merendahkan diri bertanya kepada Tuhan dan mengikuti arahan Tuhan.

  1. Damai, damai sejahtera bagi mereka yang jauh dan bagi mereka yang dekat — firman TUHAN
    — Aku akan menyembuhkan dia!
    Tetapi orang-orang fasik adalah seperti laut yang berombak-ombak sebab tidak dapat tetap tenang, dan arusnya menimbulkan sampah dan lumpur. Tiada damai bagi orang-orang fasik itu,” firman Allahku.

Kalimat di atas adalah sebuah janji sekaligus peringatan keras!
Tuhan berjanji memberikan pemulihan, bukan hanya secara jasmani.. tapi pemulihan menyeluruh sampai ke roh dam jiwa..
Tuhan berkata .. ada damai sejahtera.. ada kesembuhan..
Dan ini hanya berlaku bagi orang-orang yang mau taat saja..

Kalimat selanjutnya berupa peringatan keras bagi yang tidak juga mau taat..
Orang-orang fasik.. yaitu orang-orang yang sudah tau kebenaran tapi tidak mau melakukannya..
jangan harap akan mendapat damai sejahtera dan ketenangan dalam hidupnya.
Selama ia berlaku fasik.. tidak mau mengikuti kehendak Tuhan… maka yang ia peroleh adalah sampah & lumpur.. segala yang menjijikan.. yang berbau busuk.. yang menghancurkan…
Sama sekali tidak ada kedamaian..

Tuhan memberikan penghiburan yang luar biasa yang disampaikan lewat nabi Yesaya..
penghiburan ini bukan untuk orang-orang suci, kudus yang gak bercacat cela..
namun justru ditujukan kepada orang-orang yang sudah banyak melakukan kesalahan,
bahkan yang sudah murtad karena memilih jalan sekehendak hatinya sendiri..
namun dikatakan…… Tuhan tetap sanggup menyembuhkan, memulihkan!
Ada damai sejahtera..
Bahkan yang berkabung pun mendapat penghiburan sehingga bibirnya dapat memuji-muji Tuhan.
Syaratnya… mau merendahkan diri di hadapan Tuhan..
datang kepadaNya dengan remuk hati.. mengakui segala ketidak berdayaan kita..
menyerah sepenuhnya untuk mau dipulihkan oleh Tuhan.

Aplikasi:

  1. Menyadari bahwa bagaimana terpuruknya pun keadaan kita saat ini..
    ketika kita mau berbalik kepada Tuhan.. maka masih ada harapan untuk pemulihan..
    Karena Tuhan Allah sanggup dan mau.. bersedia memulihkan.
  2. Menyadari bahwa janji pemulihan itu hanya berlaku bagi orang yang remuk hati & rendah hati..
    sehingga kita sungguh-sungguh mau merendahkan hati di hadapan Tuhan dan dengan remuk hati menyatakan segala kesalahan dan dosa-dosa kita..segala ketidak berdayaan kita dan menyerahkan hidup kita sepenuhnya untuk Tuhan bentuk.. Tuhan ubahkan.

Yesaya 1:18-20
Marilah, baiklah kita beperkara! — firman TUHAN
— Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi,
akan menjadi putih seperti salju;
sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba,
akan menjadi putih seperti bulu domba.
Jika kamu menurut dan mau mendengar,
maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.
Tetapi jika kamu melawan dan memberontak,
maka kamu akan dimakan oleh pedang.”
Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here