Ketika Jalan Buntu

0
112

Oleh : AP

1 Samuel 30:7-8, 11, 13, 15, 18-19 (TB) Lalu Daud memberi perintah kepada imam Abyatar bin Ahimelekh: “Bawalah efod itu kepadaku.” Maka Abyatar membawa efod itu kepada Daud.
Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?” Dan Ia berfirman kepadanya: “Kejarlah, sebab sesungguhnya, engkau akan dapat menyusul mereka dan melepaskan para tawanan.”
Kemudian mereka menemui seorang Mesir di padang lalu membawanya kepada Daud. Mereka memberi dia roti, lalu makanlah ia, kemudian mereka memberi dia minum air.
Kemudian bertanyalah Daud kepadanya: “Budak siapakah engkau dan dari manakah engkau?” Jawabnya: “Aku ini seorang pemuda Mesir, budak kepunyaan seorang Amalek. Tuanku meninggalkan aku, karena tiga hari yang lalu aku jatuh sakit.
Daud bertanya kepadanya: “Dapatkah engkau menunjuk jalan kepadaku ke gerombolan itu?” Katanya: “Bersumpahlah kepadaku demi Allah, bahwa engkau tidak akan membunuh aku, dan tidak akan menyerahkan aku ke dalam tangan tuanku itu, maka aku akan menunjuk jalan kepadamu ke gerombolan itu.”
Daud melepaskan semua apa yang dirampas oleh orang Amalek itu; juga kedua isterinya dapat dilepaskan Daud.
Tidak ada yang hilang pada mereka, dari hal yang kecil sampai hal yang besar, sampai anak laki-laki dan anak perempuan, dan dari jarahan sampai segala sesuatu yang telah dirampas mereka; semuanya itu dibawa Daud kembali.

Perenungan
Ketika kembali ke Ziglag, Daud mendapatkan semua miliknya dan pengikutnya habis dan hilang termasuk keluarga mereka.
Dalam keadaan tertekan dan sedih apa yang dilakukan Daud?
Ia meminta pimpinan Tuhan.
Tuhan memimpin langkah demi langkah Daud mulai dari petunuuk seorang budak Mesir.
(Yang Daud tolong…entah apa yang terjadi kalau tidak ditolong).
Yang kadang mungkin sebagian dari kita berpendapat Daud saja sudah repot masakan harus membuang-buang waktu menolong seseorang yang tidak jelas di jalan.
Tetapi kebaikan Daud menuai hasil yang luar biasa karena orang yang ditolongnya menunjukkan jalan cepat mengejar orang-orang Amalek.
Padahal Daud waktu awal hanya menduga-nduga jalur yang ditempuh.
Singkat cerita Daud menemukan musuhnya dan menghabisi mereka dan mengambil alih kembali miliknya plus jarahan-jarahan yang sangat banyak jumlahnya.

Penerapan
Ketika ada persoalan yang tidak ada jalan keluar apa yang harus kita lakukan?

  1. Cari Tuhan…kembali berdoa, minta petunjuk Tuhan, baca dan jalankan Firman, kembali beribadah dan menyembah Tuhan.
  2. Jangan egois, kita punya masalah dan orang lain pun ada masalahnya sendiri, ketika ada yang meminta tolong dan kita bisa menolongnya walau dengan pertolongan kecil …jangan pelit tetapi tetap menabur semampunya.
  3. Kemenangan terjadi bukan kebetulan tetapi karena anugerah Tuhan..jangan sombong tetapi mengucap syukur dan mengembalikan kemuliaan untuk nama Tuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here