Recommitment

0
339

Nehemia 9 berisi doa yang dinaikkan orang-orang Lewi kepada Tuhan Allah Israel, sebagai berikut :

  1. Pengakuan atas dosa & kesalahan yang telah dibuat sendiri dan nenek moyang.
    Banyak sekali istilah yang digunakan dalam menggambarkan pemberontakan umat Tuhan ini:
    bertindak angkuh (2x), bersitegang leher (diulang sampai 3x di ayat 16, 17 & 29), tidak patuh (2x), menolak untuk patuh, berkeras kepala, mendurhaka, memberontak, membelakangi hukum Tuhan, berbuat jahat di hadapan Tuhan, melintangkan bahu untuk melawan, tidak mau dengar, tidak menghiraukan, tidak melakukan hukum-Mu, tidak mau beribadah, tidak berbalik.
  2. Pengakuan bahwa Allah adalah benar.
    Kasih sayang, kesabaran dan anugerah-Nya begitu besar telah disia-siakan oleh nenek moyang bangsa Israel, sehingga hukuman yang diberikan adalah sungguh pantas untuk diterima oleh bangsa Israel.

(9:33)
Tetapi Engkaulah yang benar dalam segala hal yang menimpa kami, karena Engkau berlaku setia dan kamilah berbuat fasik.

  1. Pengakuan atas belas kasihan Tuhan
    a. Tuhan tetap memelihara
    Tuhan telah memberikan hal-hal yang baik sekalipun bangsa Israel telah tegar tengkuk, namun Tuhan tetap melimpahkan anugerah pemeliharaan-Nya yang begitu ajaib, yang sesungguhnya tidak pantas diterima.
    Manna, air tidak pernah Tuhan hentikan sekalipun umat Tuhan sedang memberontak! (9:20-21)

b. Tuhan tetap sudi mengampuni.
(9:17b)Tetapi Engkaulah Allah yang sudi mengampuni, yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya. Engkau tidak meninggalkan mereka. Bahkan, ketika mereka membuat anak lembu tuangan dan berkata: ‘Inilah Allahmu yang menuntun engkau keluar dari Mesir!’, dan berbuat nista yang besar,

c. Tuhan tetap menuntun, tidak meninggalkan.
(9:19) Engkau tidak meninggalkan mereka di padang gurun karena kasih sayang-Mu yang besar. Tiang awan tidak berpindah dari atas mereka pada siang hari untuk memimpin mereka pada perjalanan, begitu juga tiang api pada malam hari untuk menerangi jalan yang mereka lalui.

d. Tuhan tetap mengajar
(9:20) Dan Engkau memberikan kepada mereka Roh-Mu yang baik untuk mengajar mereka.

  1. Pengakuan bahwa Tuhan telah memberkati umat-Nya begitu melimpah
    (9:25) Mereka merebut kota-kota yang berkubu dan tanah yang subur.
    Mereka merampas rumah-rumah yang penuh berisi berbagai-bagai barang baik, tempat-tempat air pahatan, kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun dan pohon-pohon buah-buahan dalam jumlah yang sangat banyak. Mereka makan dan menjadi kenyang dan gemuk.
    Mereka hidup mewah karena kebaikan-Mu yang besar.
  2. Memohon belas kasihan Tuhan
    (9:36) Lihatlah, sekarang ini kami adalah budak.
    Ya, di tanah yang Kauberikan kepada nenek moyang kami untuk mengecap hasilnya dan segala kekayaannya kami ini adalah budak.
    Tanah itu menghasilkan banyak bagi raja-raja yang telah Kautetapkan atas kami karena dosa-dosa kami.
    Mereka itu memerintah sekehendak hati atas diri kami dan ternak kami, sehingga kami dalam kesesakan besar.”

Dan doa tersebut diikuti oleh tindakan melakukan rekomitmen kepada Tuhan. Untuk kembali setia kepada Tuhan. Komitmen untuk mau taat mengikuti peraturan-peraturan Tuhan, sehingga umat Tuhan kembali hidup dalam tatanan Tuhan, hidup dalam rancangan Tuhan (Nehemia 10).

Perenungan:

  1. Kesombongan merupakan penyebab utama kejatuhan manusia ke dalam dosa.
    Manusia tidak mau tunduk mengikuti tatanan Tuhan Penciptanya, dan lebih suka menerima tawaran si iblis yang terlihat menggiurkan,
    mudah & menyenangkan, seakan memberi kebebasan, namun sebenarnya memperbudak dalam dosa sejak Adam, raja-raja Israel bahkan sampai saat ini.
  2. Kasih karunia Tuhan begitu melimpah, yang tetap sudi mengampuni dosa sebesar apa pun.
    Namun konsekuensi dosa itu sangat berat, dan dampaknya ke segala segi kehidupan.
  3. Permohonan kepada Tuhan seyogianya diikuti dengan tindakan komitmen, untuk tetap setia kepada Tuhan.
    Karena Tuhan Allah adalah Tuhan yang memegang perjanjian, Tuhan akan menggenapi janjiNya bagi orang yang ada dalam posisi memegang perjanjian, bukan dengan orang-orang yang hanya suka memohon tapi wanprestasi karena mengingkari.

Aplikasi:

  1. Berhati-hati dengan dosa kesombongan, ketika mulai ada pemberontakan, tidak mau tunduk kepada tatanan Tuhan.
  2. Dosa membawa manusia jauh dari Tuhan, jauh dari rancangan Tuhan yang indah, dan … selalu membawa penurunan, degradasi.
  3. Segera kembali kepada Tuhan saat kita jatuh, dan minta kekuatan untuk menjadi umat yang memegang teguh perjanjian dengan Tuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here