Menjadi Berbeda Dari Dunia

0
473

Oleh : IL

Nehemia 10 mencatat hal-hal yang menjadi komitmen orang Israel kepada Tuhan, untuk menjadi umat Tuhan yang setia.
Bahkan komitmen tersebut dilakukan dengan keseriusan sebagai sumpah, di mana dengan sadar mereka menyatakan bila mereka tidak setia,
maka mereka akan menerima kutuk.

Tindakan apa saja yang dilakukan ssebagai komitmen setia pada Tuhan?

Tindakan apa saja yang dilakukan ssebagai komitmen setia pada Tuhan?

  1. Memisahkan diri (ayat 28)
    Orang-orang Israel memisahkan diri dari penduduk negeri. Apakah maksudnya hidup menyendiri, tidak mau berhubungan lagi?
    Ternyata tidak, yang dimaksud adalah komitmen untuk tidak lagi hidup seperti orang dunia, komitmen untuk patuh kepada hukum Allah, tidak lagi mengikuti pola pikir, cara-cara & hukum dunia.
  2. Menggabungkan diri dengan orang-orang yang juga berkomitmen pada Tuhan (ayat 29a)
  3. Sungguh-sunguh hidup menurut hukum Allah
    Mengikuti & melakukan segala perintah, peraturan & ketetapan Tuhan. (ayat 29b)
  4. Hanya akan menikah dengan sesama umat Tuhan
    (Ay. 30) Pula kami tidak akan memberi anak-anak perempuan kami kepada penduduk negeri, ataupun mengambil anak-anak perempuan mereka bagi anak-anak lelaki kami.
  5. Menguduskan hari Sabat sebagai hari yang kudus bagi Tuhan (ayat 31a)
  6. Memelihara tahun Sabat (ayat 31b)
  7. Mewajibkan diri untuk memberi persembahan setiap tahun
    Persembahan apa saja?
    a. Untuk mendukung segala pekerjaan di rumah Tuhan (ayat 32-34)
    b. Hasil pertama dari pekerjaan (buah sulung – ayat 35)
  8. Menguduskan setiap anak sulung, sebagai pengakuan bahwa semua adalah milik Tuhan (ayat 36; Keluaran 13:2)
  9. Mengembalikan persepuluhan (ayat 37; Bilangan 18:21; Maleakhi. 3:10) Sebagai pengakuan bahwa seluruh hasil pekerjaan adalah dari Tuhan, dan untuk disalurkan bagi orang Lewi, yaitu fulltimer yang mempersembahkan seluruh hidupnya melakukan pekerjaan melayani Tuhan.
  10. Peduli & berkontribusi pada rumah Tuhan (Ayat 39c) Kami tidak akan membiarkan rumah Allah kami.

Perenungan:

  1. Umat Tuhan dipanggil, dipisahkan agar tidak serupa dengan dunia. Diberikan nilai-nilai Kerajaan Allah untuk menjadi terang dan garam bagi dunia.

Matius 5:13-16
“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

  1. Salah satu komitmen yang harus dilakukan oleh umat Tuhan adalah komitmen untuk bergabung dengan orang-orang yang juga berkomitmen pada Tuhan. Karena persekutuan sesama umat Tuhan akan memberikan kekuatan untuk terus saling menjaga tetap teguh dalam Tuhan.

Kisah Para Rasul 2:42
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

  1. Hukum-hukum, peraturan, ketetapan Tuhan diberikan bukan untuk mempersulit umat-Nya, sebaliknya Tuhan ingin agar umatNya memiliki sikap, karakter, & nilai-nilai Kerajaan Allah.

Roma 8:29
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

  1. Tuhan memiliki rancangan khusus bagi setiap umat-Nya, dan rancangan ini tidak dapat digenapi ketika umat Tuhan memilih untuk berpasangan dengan seseorang yang bukan umat Tuhan, yang tidak mengenal Tuhan, yang tidak menangkap rancangan Tuhan, yang memiliki nilai-nilai yang berbeda, yang menganut nilai-nilai dunia, dan yang hatinya menyembah yang bukan Tuhan.

2 Korintus 6:14
Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.
Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

Maleakhi 2:15a
Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi!
Jadi jagalah dirimu!

  1. Menguduskan hari Sabat, yaitu umat Tuhan mengkhususkan satu waktu untuk Tuhan.
    Dengan sukarela meninggalkan pekerjaan untuk datang merendahkan hati di hadapan Tuhan.

Imamat 16:31
Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya.

Hal ini juga untuk menguji siapakah sesungguhnya yang terutama dalam hidup seseorang.. apakah Tuhan ataukah Mamon (uang).

Matius 6:24
Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain,
atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

  1. Rumah Tuhan adalah salah satu fasilitas yang Tuhan berikan kepada umatNya, agar umatNya dapat menyatakan kasih kepada Tuhan dalam wujud yang nyata, yaitu berupa persembahan syukur tahunan, persembahan persepuluhan (untuk mendukung orang-orang yang telah mendedikasikan hidupnya sebagai fulltimer untuk melayani Tuhan), untukk memperhatikan juga bangunan Rumah Tuhan baik pembangunannya maupun pemeliharaannya.

Memperhatikan rumah Tuhan dan orang-orang yang telah mempersembahkan hidupnya untuk melayani Tuhan sepenuh waktu
adalah salah satu bentuk komitmen umat Tuhan kepada Tuhan.

Ketika menyadari hal ini, maka memberikan persembahan dan mengembalikan persepuluhan tidaklah menjadi beban, sebaliknya merupakan hak istimewa & mendatangkan sukacita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here