Menyukai Terang vs menyukai kegelapan

0
68

Oleh : IL

(BE Matius 28:11-15)

(TSI3) Sementara kedua perempuan itu pergi memberitahu kami, sebagian dari tentara penjaga kuburan itu pergi ke kota
dan melaporkan kepada imam-imam kepala tentang semua yang sudah terjadi.
Maka para imam kepala segera mengadakan rapat dengan para pemimpin Yahudi, dan mereka memutuskan untuk memberikan sejumlah besar uang suap kepada para penjaga itu dengan pesan, “Kalian harus menceritakan seperti ini, ‘Murid-murid Yesus datang pada malam hari dan mencuri mayat-Nya ketika kami sedang tidur.’
Kalau gubernur mendengar cerita itu, kami akan berbicara padanya supaya kalian tidak dihukum.”
Mereka pun menerima uang suap itu dan menyebarkan cerita bohong seperti yang dipesankan kepada mereka. Sampai sekarang cerita bohong itu masih tersebar di kalangan orang Yahudi.

Perenungan:
Setelah Yesus dikuburkan, imam-imam kepala & orang-orang Farisi menghadap Pilatus untuk meminta agar kuburan Yesus dijaga ketat,
tujuannya….agar murid-murid Yesus tidak mencuri mayat Yesus, lalu menyebarkan berita bohong tentang kebangkitanNya.
Pilatus langsung menyetujui, dan memerintahkan tentara-tentara Romawi memeteraikan kubur Yesus artinya tidak boleh ada siapa pun yang membuka batu penutup kuburan Yesus, dengan alasan apa pun …& tentara-tentara Romawi tersebut diperintahkan menjaga kuburan tersebut siang malam…24 jam penuh! (Matius 27:62-66).
Tugas ini sangat penting, dan merupakan tanggung jawab yang besar, setiap kelalaian, maka taruhannya adalah nyawa tentara Romawi itu sendiri!

Lalu….terjadilah seperti yang dicatat oleh Matius dalam Matius 28:1-10.
Hari ke 3 setelah kematian Yesus..pagi itu….terjadi gempa bumi yang hebat…tentara-tentara Romawi & beberapa wanita menyaksikan peristiwa supra natural.
Ada malaikat Tuhan turun dari langit, wajahnya bagaikan kilat & pakaiannya putih bagaikan salju.
Malaikat itu …datang ke batu penutup kuburan Yesus, yang telah dimeterai atas perintah Pilatus, dan menggulingkan batu penutup kuburan Yesus…Lalu duduk di atas batu tersebut.

Sepertinya Tuhan memiliki selera humor yang tinggi…
Batu penutup kuburan Yesus yang telah dimeterai & dijaga ketat..dibuka begitu saja oleh malaikat Tuhan, lalu malaikat Tuhan itu duduk manis di atas batu penutup kubur Yesus & berbincang-bincang dengan wanita-wanita yang datang ke kuburan tersebut untuk tujuan meminyaki mayat Yesus.
Dan tentu saja…para tentara Romawi yang gagah perkasa & bersenjata lengkap itu bukan saja tidak berani berbuat apa-apa namun mereka betul-betul pucat pasi, gentar gemetar ketakutan… jangankan menghalangi malaikat membuka kuburan, bahkan mulut kaku, tubuh & kaki lemas tidak ada tenaga.
Matius mencatat bahwa tentara-tentara Romawi tersebut sangat gentar ketakutan sampai seperti orang mati… (Matius 28:4)

Lalu….setelah para tentara Romawi tersebut melaporkan semua yang terjadi kepada imam-imam kepala, yaitu bahwa mereka pun adalah saksi kebangkitan Yesus..

Maka…..
terjadilah konspirasi antara para pemimpin Yahudi, tentara Romawi yang menjaga kubur Yesus, & Pilatus, wali negeri….sehingga disiarkanlah kabar bohong yang menyatakan bahwa murid-murid Yesus mencuri mayat Yesus dan mengatakan bahwa Yesus telah bangkit.

Tuhan Allah sudah merancangkan dengan begitu sempurna, agar karya keselamatan yang Yesus lakukan tidak dapat dipatahkan oleh teori konspirasi apa pun!
Malah lewat hal-hal yang dirancangkan kerajaan gelap tersebut, karya keselamatan Tuhan semakin nyata dan terbukti benar-benar tak terelakkan, merupakan kebenaran yang tak bisa diganggu gugat.

Beberapa hal yang menguatkan fakta tentang kebangkitan Yesus:

  1. Kubur Yesus dimeterai & dijaga ketat
    Tentara Romawi dilatih & diperlengkapi begitu rupa sehingga saat ditugaskan sesuatu, mereka akan bertugas dengan serius & sungguh-sungguh, karena setiap kelalaian, taruhannya adalah nyawa mereka sendiri.
    Kubur Yesus yang kosong, padahal telah dijaga & dimeterai, membuktikan bahwa Yesus sungguh-sungguh bangkit.
    Upaya imam-imam & orang-orang Farisi yang meminta penjagaan ketat pada kuburan Yesus & keputusan Pilatus memeterai kuburan tersebut
    malah memperkuat fakta tentang kebangkitan Yesus!
  2. Gempa bumi yang dahsyat pada saat kematian Yesus & kebangkitanNya, menunjukkan adanya intervensi ilahi, yang menunjukkan kepada semua umat manusia tentang betapa dahsyatnya peristiwa kematian & kebangkitanNya
  3. Kubur Yesus tidak boleh terus tertutup, agar dunia melihat bukti kebangkitanNya.
    Tuhan mengirimkan malaikatNya untuk membuka kuburan tersebut.
  4. Tuhan mengirimkan malaikatNya, utusan supra naturalnya untuk bersaksi tentang kebangkitan Yesus.

Kejanggalan berita bohong yang disiarkan imam-imam & orang-orang Farisi tentang pencurian mayat Yesus oleh murid-murid Yesus:
a. Tidak ada murid Yesus yang dihukum karena mencuri mayat Yesus.
Batu penutup kuburan tidak mudah digulingkan, perlu waktu cukup lama untuk menggulingkan batu tersebut ditambah harus melawan tentara Romawi yang menjaga, lalu mengambil mayat Yesus dan menyembunyikannya, lalu lolos tanpa dihukum.. sungguh aneh sekali!
b. Tentara Romawi tidak dihukum apa pun, tidak ada yang dihukum mati karena lalai menjaga kuburan Yesus
c. Semua murid Yesus dalam keadaan berduka, kecewa, takut, bahkan masih banyak yang ragu-ragu sekalipun telah melihat sendiri Yesus bangkit.
Para wanita yang datang ke kuburan Yesus pun tidak berpikiran bahwa Yesus telah bangkit, mereka berencana meminyaki mayat Yesus.

Jadi tuduhan bahwa murid-murid mencuri mayat Yesus merupakan akal-akalan para pemimpin Yahudi saja, tidak ada bukti yang mendukung dan sungguh sangat tidak masuk akal!

Aplikasi:

  1. Bersyukur atas karya keselamatan yang Tuhan Pencipta lakukan bagi kita ciptaanNya.
  2. Tidak terintimidasi oleh konspirasi dunia, dan pekerjaan kuasa kegelapan yang menekan seakan-akan murid-murid Yesus lah yang berbohong, memberitakan hal yang tidak benar.
    Berani menyatakan kebenaran dengan mengabarkan tentang fakta karya keselamatan yang Tuhan Pencipta telah lakukan bagi semua ciptaanNya.

Yohanes 3:16-19
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Dan inilah hukuman itu:
Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here