Melayani Tuhan & Sesama

0
473

Oleh : IL

2 Tawarikh 35:3, 7-8, 15-16
Berkatalah ia (raja Yosia) kepada orang-orang Lewi yang adalah pengajar seluruh Israel dan orang-orang kudus TUHAN: “Tempatkanlah tabut kudus itu di dalam rumah yang telah didirikan Salomo bin Daud, raja Israel. Tidak usah lagi kamu mengusungnya. Sekarang
layanilah TUHAN, Allahmu, dan (layanilah) Israel, umat-Nya!

Yosia menyumbangkan kepada kaum awam sejumlah tiga puluh ribu ekor kambing domba, yakni domba-domba dan kambing-kambing jantan yang muda, semuanya sebagai korban Paskah bagi semua orang yang hadir. Selain itu disumbangkannya tiga ribu ekor lembu.
Semuanya itu dari harta milik raja.

Juga para panglimanya memberi sumbangan sukarela kepada rakyat, para imam, dan orang-orang Lewi. Kemudian Hilkia, Zakharia dan Yehiel, para pemuka rumah Allah, memberi kepada para imam dua ribu enam ratus ekor kambing domba sebagai korban Paskah dan selain itu tiga ratus ekor lembu.

Para penyanyi, yakni bani Asaf, ada pada tempat mereka sesuai dengan perintah Daud, Asaf, Heman dan Yedutun, pelihat raja itu;
juga para penunggu pintu gerbang ada pada tiap-tiap pintu gerbang. Mereka tidak usah meninggalkan tugas mereka, karena saudara-saudara mereka, orang-orang Lewi, menyediakannya untuk mereka.
Demikianlah seluruh upacara ibadah bagi TUHAN disiapkan pada hari itu untuk merayakan Paskah dan untuk mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah TUHAN sesuai dengan perintah raja Yosia.

Ketika membaca 2 Tawarikh 35, terasa sekali bagaimana raja Yosia bahu membahu dengan para pemimpin pemerintahan dan pemimpin rohani menyelenggarakan upacara ibadah bagi Tuhan untuk merayakan Paskah.
Raja memberikan sumbangan bagi rakyatnya berupa 30.000 kambing domba dan 3.000 lembu untuk korban Paskah.
Hal ini diikuti juga oleh panglima, dan pemimpin-pemimpin rohani, sehingga korban Paskah untuk seluruh rakyat, para imam dan orang-orang lewi dapat dipenuhi.

Para pemimpin dengan sungguh hati melayani orang-orang di bawahnya.
Orang-orang yang terlibat dalam penyelenggaraan perayaan Paskah seperti para imam, orang lewi, para penyanyi, penunggu pintu gerbang semua bekerja sungguh-sungguh di bagian masing-masing dan mereka saling melayani, sehingga dituliskan para penyanyi dan para penunggu pintu gerbang tetap bertugas di tempat mereka, karena ada orang-orang lewi yang melayani mereka.

Sungguh indah ketika ada pemimpin yang melayani orang-orang di bawahnya, dan saudara seiman saling melayani, dan semua itu sebagai bagian dari pelayanan kepada Tuhan.

Ulangan 6:5
Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Imamat 19:18c
….. kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

1 Petrus 4:10
Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here