I Have Appointed Watchmen

0
417

Oleh : IL

Yesaya 62:6-7
Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai (NASB – I have appointed watchmen).
Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri.
Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi.

Perenungan:

  1. Pengintai / watchmen adalah orang-orang yang ditempatkan di menara/benteng kota.
    Tugasnya memantau situasi, terus berjaga-jaga bagi kota tersebut.
    Ketika ada musuh yang menyerang baik secara terang-terangan atau menyelinap masuk, maka watchmen akan memberi peringatan
    kepada raja juga kepada seluruh penduduk kota.
    Watchmen secara rohani adalah orang-orang yang menaikan doa syafaat.

Nabi Yesaya menuliskan bahwa Tuhan sendirilah yang menempatkan mereka.

Sebuah tugas yang tidak mudah, mengapa?
a. Karena harus terus berjaga-jaga sepanjang waktu, sepanjaaaaaaaang hari..dan sepaaaannjaaaaaaaaaaaaaanggg malaaaaamm.

b. Karena tidak boleh berdiam diri
Harus terus “mengingatkan” Tuhan.
“Mengingatkan” Tuhan ini bukan berarti Tuhan lupa, atau tidak peduli, tapi ini adalah sebuah ungkapan puitis mengenai tugas seorang watchmen
yang menjadi pengantara, penghubung antara Tuhan dengan umatNya, menjadi penjaga-penjaga yang tidak lalai menaikkan permohonan kepada Tuhan bagi umat Tuhan, bagi kota, bagi bangsanya.

c. Karena tidak boleh berhenti, tidak boleh mengundurkan diri sebelum tugas selesai.
Kapan tugasnya selesai?
Sampai pekerjaan Tuhan selesai.. rampung..(sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi.)

  1. Menarik sekali…
    Tuhan merancangkan pemulihan bagi umatNya..menegakkan, tidak lagi tertunduk malu, tidak lagi lemah dan lesu!
    bahkan membuat umatNya menjadi kemasyhuran di bumi! Luar biasaa…

Namun yang perlu diingat ketika Tuhan memulihkan, melimpahkan berkat, jangan sampai lupa untuk memuji-muji Tuhan, beria-ria di hadapan Allah.
Karena hanya Tuhan lah yang layak dimuliakan & ditinggikan di atas segalanya..jangan sampai kemuliaan yang Tuhan berikan kepada kita disimpan untuk diri kita, jangan sampai kemasyhuran yang Tuhan anugerahkan kepada kita membuat kita menjadi tinggi hati, dan enggan untuk memasyhurkan nama Tuhan.

Yesaya 62:8-9
TUHAN telah bersumpah demi tangan kanan-Nya, demi tangan kekuatan-Nya:
“Sesungguhnya, Aku tidak akan memberi gandummu lagi sebagai makanan kepada musuhmu, dan sesungguhnya, orang-orang asing tidak akan meminum air anggurmu yang telah kauhasilkan dengan bersusah-susah; tetapi orang yang menuainya akan memakannya juga
dan akan memuji-muji TUHAN, dan orang yang mengumpulkannya akan meminumnya juga di pelataran-pelataran tempat kudus-Ku.”

Aplikasi:

  1. Mulai berdoa bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, mulai berdoa bagi lingkungan sekitar tempat tinggal, sekitar tempat pekerjaan,
    bagi kota, bagi bangsa.
  2. Latih kepekaan mengenali pergerakan musuh dan pekerjaan-pekerjaan dari kerajaan gelap.
    Naikkan doa permohonan kepada Tuhan untuk melawan pekerjaan-pekerjaan kerajaan kegelapan di dunia.
  3. Terus berjaga-jaga baik diri sendiri, juga anggota keluarga, tetap hidup dalam kebenaran agar tidak membuka celah bagi musuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here