Tidak Mungkin Pemulihan Lagi

0
447

Oleh : AP

Apa yg terjadi ketika seseorang mengalami kehancuran hidupnya, keluarganya, ekonominya, pekerjaaannya, hubungan sosialnya?
Zedekia dipilih raja Babel untuk menjadi raja boneka di Yehuda.
Tetapi ia memberontak dan yang terparah ia mengolok-olok utusan Tuhan dan Firman Tuhan sehingga disebutkan tidak mungkin lagi pemulihan (there was no redemy – tidak bisa ditebus lagi).

2 Tawarikh 36:14-16 (TB) Juga semua pemimpin di antara para imam dan rakyat berkali-kali berubah setia dengan mengikuti segala kekejian bangsa-bangsa lain. Rumah yang dikuduskan TUHAN di Yerusalem itu dinajiskan mereka.
Namun TUHAN, Allah nenek moyang mereka, berulang-ulang mengirim pesan melalui utusan-utusan-Nya, karena Ia sayang kepada umat-Nya dan tempat kediaman-Nya.
Tetapi mereka mengolok-olok utusan-utusan Allah itu, menghina segala firman-Nya, dan mengejek nabi-nabi-Nya. Oleh sebab itu murka TUHAN bangkit terhadap umat-Nya, sehingga tidak mungkin lagi pemulihan.

Perenungan dan Penerapan
Kita mungkin pernah berpikir Tuhan tidak adil, Tuhan jahat, Tuhan tidak peduli, Tuhan tidak Maha Pemurah.
Mungkin kata-kata tersebut muncul karena kehidupan kita yang hancur-hancuran, gagal, miskin, terpuruk, seperti terkutuk.

Salah satu Tuhan marah dan mengatakan tidak ada pemulihan lagi adalah karena dosa.
Dosa yang tidak dibereskan….seperti Zedekia yang sudah berulang-ulang ditegur, diingatkan Firman Tuhan…tapi responnya mentertawakan hamba-hamba Tuhan, mengejek Firman.

Hati-hati dengan sikap dan perkataan mulut kita itu…ketika Tuhan sebenarnya masih mau memulihkan tetapi karena ucapan kasar, tidak mengaminkan Firman, tidak mau ditegur, menghina hamba-hamba Tuhan, bicara sompral tentang Tuhan.

Bila itu dilakukan berkali-kali, berkali-kali… jangan anggap Tuhan Maha Sabar dan tidak menghukum.

Kesetiaan dan Anugerah Tuhan harus dibarengi dengan merendahkan diri dihadapanNya, dan respon benar terhadap FirmanNya dan disiplin dalam hukum-hukumNya.

Tuhan kita murah hati bukan murahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here