Tetapi Aku, Kepada-Mu Aku Percaya, Ya Tuhan

0
456

Oleh : IL

Mazmur 31 menunjukkan situasi pemazmur yang benar-benar di ujung tanduk.
Mazmur ini diawali dengan beberapa kata yang menunjukkan urgensi, di mana pemazmur seakan memberi kata perintah kepada Tuhan.

Bersegeralah… Jadilah bagiku …

Namun kelanjutan kalimat-kalimat mazmur ini menunjukkan kekuatan roh yang dimiliki pemazmur.
Ada keyakinan yang kuat bahwa Tuhan akan melakukan sesuatu untuk menolongnya, berkali-kali disebutkan “Engkau akan”.

Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.
Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.

Pemazmur juga bukan hanya percaya bahwa Tuhan ada, tetapi ia juga sepenuhnya mempercayakan hidupnya ke dalam tangan Tuhan.

Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; (5) Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, (15)
Daud menyerahkan berapa panjang usia nya kepada Tuhan, sebagai Pemilik Pemegang kehidupannya.

Apa yang sesungguhnya sedang dihadapi pemazmur? Di bagian pertengahan pemazmur menuliskan keadaannya saat itu: (9-13)
Sengsara, jiwa sesak, sakit hati, jiwa & tubuh merana, tulang-tulang menjadi lemah, tercela di hadapan para lawan.
Tetangga-tetangga takut, kenalan-kenalan terkejut, orang-orang menjauh.
Musuh bermufakat mencelakakan untuk membunuh Daud.

Yang luar biasa adalah kalimat selanjutnya sama sekali tidak mencerminkan keterpurukan roh bahkan sebaliknya ada kekuatan supra natural yang membuat Daud bukan hanya dapat bertahan melewati semuanya.. namun keluar sebagai pemenang.
Apa yang Daud tuliskan setelah menggambarkan keadaannya yang sangat terpuruk?

Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: “Engkaulah Allahku!”
Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!
Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu! (14-16)

Ada 3 hal yang diungkapkan pemazmur di bagian akhir: (17-24)

  1. Tentang kebaikan Tuhan:
    Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!
    a. Kebaikan Tuhan berlimpah, bukan sedikit, bukan sekedarnya!
    b. Tuhan menyimpannya (store up), artinya sudah disediakan…namun diberikan pada waktunya Tuhan dan dengan caraNya.
    c. Disediakan bagi orang-orang tertentu, yaitu yang takut akan Tuhan, yang berlindung padaNya, bukan pada yang lain.
    d. Tuhan menyatakan kebaikan-Nya di hadapan manusia

Mazmur 27:13
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!

Mazmur 23:5
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; *Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

  1. Tuhan mengijinkan Daud, juga orang percaya mengalami kesesakan, dan seakan-akan doanya tidak terjawab namun sesungguhnya Tuhan mendengar, menyediakan pertolonganNya dan kasih setia Nya yang ajaib selalu menyertai.

Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!
Aku menyangka dalam kebingunganku: “Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu.” Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong.

  1. Ajakan agar umat Tuhan mengasihi Tuhan dan setia kepada Tuhan, menguatkan kepercayaan kepada Tuhan dan selalu berharap kepada Tuhan.

Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!
Aplikasi:

  1. Ketika dalam kebingungan, seakan tidak ada jawaban doa..ketika ancaman dan ketakutan menguasai hati dan pikiran kita..
    Naikkan mazmur kepada Tuhan, ungkapkan ketakutan-ketakutan kita, hal-hal yang mengamcam.
    Namun tidal berhenti di situ..
    Perkatakan perkataan iman sebagai pernyataan iman percaya kita kepada Tuhan.
    Bahwa Tuhan akan memberikan pertolongan pada waktuNya dan dengan caraNya.
    Naikkan pujian bagi Tuhan, bukan dengan sikap menjilat, tapi sungguh-sungguh merupakan wujud iman kita bahwa Tuhan adalah Penolong kita.
    Menguatkan kepercayaan kepada Tuhan, meneguhkan hati untuk tetap berharap hanya kepada Tuhan.
  2. Lakukan introspeksi diri kita..sudahkah kita menjadi orang yang takut akan Tuhan?
    sudahkah kita mengandalkan Tuhan? Ataukah ada andalan-andalan lain?
  3. Pemazmur mengajak pembaca untuk mengasihi Tuhan dan berlaku setia kepada Tuhan.

Mazmur 31:7
Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here