Terjadilah Sesuai Kehendak Tuhan

0
15

Oleh : IL

Bacaan: Lukas 1

Perenungan:
Beberapa hal yang dapat dipelajari dari Lukas 1:

  1. Orang benar juga bisa mengalami hal yang tidak baik dalam pandangan manusia.
    Zakharia dan Elizabet hidup benar di hadapan Tuhan, namun mereka tidak memiliki anak karena Elizabet mandul, dan hal tersebut berpuluh tahun menjadi aib bagi Elizabeth bahkan sampai usia tua nya. (Lukas 1:6-7)
  2. Orang benar juga bisa merespon salah terhadap perkataan Tuhan
    Ketika malaikat Gabriel memberitahukan bahwa Tuhan akan memberikan anak, dan Elizabet yang sudah tua akan mengandung, maka respon Zakharia adalah… tidak percaya.
    Logikanya membatasi imannya, sehingga Zakharia tidak dapat menerima dengan iman bahwa Tuhan Allah Pencipta sanggup melakukan hal di luar akal pikiran manusia.
    Dan sebagai peringatan, maka imam Zakharia menjadi bisu. (Lukas 1:18-20)
  3. Hukuman Tuhan terhadap seseorang dapat dipakai Tuhan menjadi tanda bagi orang-orang sekitarnya agar memerhatikan hal yang Tuhan sedang lakukan.
    Ketika melihat imam Zakharia bisu, orang-orang sekitar mempercayai bahwa telah terjadi hal supra natural, dan semakin terbukti ketika Yohanes Pembaptis lahir dari kandungan seorang nenek mandul bernama Elizabet. (Lukas 1:22, 57-66)
  4. Tuhan sanggup menghilangkan cela seseorang bahkan ketika semua sudah dianggap sudah terlanjur.
    Elizabet menyadari kasih karunia dari Tuhan, di mana di masa tua nya dalam kemandulannya, Tuhan bukan saja menghapuskan aibnya dengan memberikannya seorang anak, namun Tuhan mempercayakan kepadanya seorang bayi yang akan menjadi seorang yang dipakai Tuhan secara luar biasa
    (Lukas 1:24-25, 66, 80)
  5. Sebelum memakai seseorang menjadi alatNya, Tuhan sering menghilangkan dulu kebanggaan orang tersebut.
    Kakek Zakharia & nenek Elizabeth yang mandul dipakai Tuhan di masa tua mereka.
  6. Ketika Tuhan memberikan berkatNya, perlu menangkap maksud Tuhan dan apa yang menjadi bagian kita.
    Ketika mengetahui bahwa Tuhan sudah membuka kandungannya, Elizabet tidak hanyut dalam euforia lalu memberitahukan kepada orang-orang bahwa Tuhan telah menghapus aibnya.
    Sebaliknya, Elizabet malah menyembunyikan diri selama 5 bulan (Lukas 1:24), ia sungguh-sungguh ingin mendekatkan diri kepada Tuhan karena menyadari ada tugas besar yang dipikulnya.
    Dengan mendekat kepada Tuhan Elizabet diberikan kepekaan sehingga ia dapat menangkap apa yang Tuhan sedang dan akan lakukan. Ia menyadari posisinya sebagai ibu yang dipercayakan seorang anak yang dipersiapkan menjadi pembuka jalan bagi kedatangan Tuhan (Lukas 1:38-45).

Aplikasi:

  1. Menyadari bahwa ketika Tuhan mengijinkan sesuatu yang tidak baik dialami oleh orang benar, maka ada maksud dan tujuan Tuhan yang lebih besar dari kebaikan-kebaikan yang bersifat fana di dunia yang kita impikan, yaitu ada agenda Kerajaan Allah, yang bernilai kekal yang Tuhan mau kita mengambil bagian di dalamnya.

Ketika ada tantangan & masalah yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita, mari datang merendahkan diri di hadapan Tuhan, bukan untuk meminta masalah segera dihilangkan, tetapi agar kita dapat menangkap maksud dan rencana Tuhan.

  1. Ketika kita diperhadapkan kepada janji Tuhan yang seakan mustahil, seperti kakek Zakharia yang diberitahukan akan memiliki anak….
    bagaimanakah respon kita?
    Apakah seperti Zakharia yang tidak percaya, ataukah seperti Maria yang menyerahkan semuanya agar terjadilah sesuai kehendak Tuhan.

Tuhan menuntut orang percaya untuk memiliki respon yang sesuai dengan iman kepada Tuhan Pencipta Yang Mahakuasa, Tuhan yang adalah Tuan atas hidup kita hamba-hambaNya.
Percaya kepada janji Tuhan adalah sesuatu yang sepantasnya menjadi respon orang percaya.
Ketika seorang yang mengaku sebagai orang percaya, orang yang beriman kepada Tuhan namun tetap tidak percaya, maka itu akan mendatangkan hukuman.

  1. Ketika Tuhan memberkati, janganlah hanyut dengan menikmati berkat-berkatNya dan meninggalkan Tuhan Sang Pemberi berkat.
    Tetapi datang mendekat kepada Tuhan, seperti Elizabet untuk menangkap lebih lagi apa maksud Tuhan memberkati kita.

Lukas 1:37-38a (AYT)
Sebab, tidak ada hal yang mustahil bagi Allah.”
Dan, Maria berkata, “Sesungguhnya, aku ini hamba Tuhan.
Terjadilah padaku seperti yang engkau katakan itu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here