Kehidupan itu seperti Roda yang Berputar?

0
100

Oleh : AP

1 Tawarikh 5:18-26 (TB) Dari bani Ruben, orang Gad dan setengah suku Manasye ada empat puluh empat ribu tujuh ratus enam puluh orang yang sanggup berperang, orang-orang yang tangkas, yang dapat memanggul perisai dan pedang dan melentur busur panah, yang terlatih dalam bertempur.
Mereka itu melakukan perang melawan orang Hagri, Yetur, Nafish dan Nodab.
Mereka mendapat bantuan melawan orang-orang itu, sehingga orang Hagri itu dengan semua orang yang mengikutinya menyerahkan diri ke dalam tangan mereka, sebab mereka telah berseru kepada Allah dalam pertempuran itu. Maka Ia mengabulkan permintaan mereka, sebab mereka percaya kepada-Nya.
Mereka mengangkut ternak orang-orang itu sebagai jarahan: untanya lima puluh ribu ekor, kambing domba dua ratus lima puluh ribu ekor dan keledai dua ribu ekor, juga manusia seratus ribu jiwa.
Banyak orang yang tewas karena mati terbunuh, sebab pertempuran itu adalah dari pada Allah. Lalu mereka menduduki tempat orang-orang itu sampai waktu pembuangan.
Setengah suku Manasye diam di negeri itu mulai dari Basan sampai Baal-Hermon, Senir dan gunung Hermon. Mereka sudah banyak jumlahnya.
Inilah para kepala puak-puak mereka: Hefer, Yisei, Eliel, Azriel, Yeremia, Hodawya dan Yahdiel, orang-orang pahlawan yang gagah perkasa, orang-orang yang kenamaan, para kepala puak-puak mereka.
Tetapi ketika mereka berubah setia terhadap Allah nenek moyang mereka dan berzinah dengan mengikuti segala allah bangsa-bangsa negeri yang telah dimusnahkan Allah dari depan mereka, maka Allah Israel menggerakkan hati Pul, yakni Tilgat-Pilneser, raja Asyur, lalu raja itu mengangkut mereka ke dalam pembuangan, yaitu orang Ruben, orang Gad dan setengah suku Manasye. Ia membawa mereka ke Halah, Habor, Hara dan sungai negeri Gozan; demikianlah mereka ada di sana sampai hari ini.

Perenungan
Suatu Kejadian yang sebenarnya sering kita lihat dalam kehidupan, katanya kehidupan itu seperti roda…selalu berputar kadang di atas dan kadang di bawah.
Apakah benar begitu?
Alkitab mencatat 3 ½ suku Israel di tepi Barat Sungai Yordan begitu perkasa dan diberkati dan dilindungi Tuhan.
Semua musuh dikalahkan…daerah kekuasaan membentang dari selatan ke utara.
Lalu apa yang membuat mereka jadi tawanan bangsa lain?
Apakah karena roda sedang berputar ke bawah?
Jawabannya adalah karena mereka menyembah Allah lain dan hidup tidak menurut ketetapan Tuhan.

Penerapan
Jadi Janji Tuhan adalah selalu menjadi Pemenang bukan Pecundang…kepastian ini dijanjikan karena sewaktu perang yang berperang adalah Tuhan sendiri.
Yang merubah posisi roda dari atas menjadi di bawah adalah orang itu sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here