Kamu adalah Terang Dunia

0
76

Oleh : AP

Matius 5:14-16 (TB) Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Perenungan
Ada golongan orang yang disebut dengan “Hermit”.
Mereka adalah orang yang hidup menyendiri jauh dari keramaian kehidupan.
Mereka juga biasanya menyendiri agar bisa lebih dekat kepada yang ilahi dan membuang sedapat mungkin sesuatu yang duniawi dan menjauhi kehidupan sosial.

Kadang saya dan beberapa saudara juga berfikir hal yang sama…kadang sudah capek dengan urusan-urusan di dunia ini …ingin pensiun saja..menjauh dari keramaian Kota dan hidup lebih menyendiri saja.

Tentu saja boleh seseorang menenangkan diri dalam konteks mendekatkan diri kepada Tuhan Dan mencari kehendakNya…menyendiri dalam merenungkan FirmanNya sesaat…tetapi kemudian ia akan kembali lagi ke dalam realita kehidupan dengan kekuatan baru dari Tuhan.

Tetapi Yesus mengajarkan bahwa murid-muridNya harus berada di tengah-tengah dunia bukan di luar dunia.
Yesus mengajarkan bahwa orang-orang percaya seperti terang cahaya yang bersinar sehingga semua orang bisa melihatnya.

Yesus tidak pernah mengajarkan hidup menyendiri terus menerus karena itu akan seperti cahaya yang ditutupi…kegelapan tetap ada diluarnya.

Penerapan
Hidup sebagai terang akan dilihat oleh semua orang.
Mungkin sebagian dari mereka akan menghakimi…menuntut…tidak suka akan terang itu.
Karena sifat terang adalah menyatakan kebenaran sehingga apa yang ada kegelapan itu diperlihatkan.
Terang membuat jalan seseorang menjadi jelas …sehingga lubang Dan kerikil, Batu , jurang terlihat dengan jelas.
Tuhan menempatkan orang percaya di dunia sebagai terang…supaya mereka melihat Kemuliaan Tuhan dalam hidupnya.

Karena itu orang percaya harus menjaga agar terang itu tidak menjadi gelap atau redup…dan terus mengisi bahan bakarnya dengan Firman Tuhan dan kuasa Roh Kudus.

JBU (Ap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here