Jasmani vs Rohani

0
552

Oleh : IL

2 Tawarikh 8:11
Dan Salomo memindahkan anak Firaun dari kota Daud (Yerusalem) ke rumah yang didirikannya baginya, karena katanya: “Tidak boleh seorang isteriku tinggal dalam istana Daud, raja Israel, karena tempat-tempat yang telah dimasuki tabut TUHAN adalah kudus.”

Raja Salomo memindahkan isterinya, anak Firaun, dari istana Daud ke luar kota Yerusalem, karena Yerusalem tempat didirikan Bait Allah adalah kudus. Tindakan tersebut sungguh baik, karena isteri raja Salomo tersebut adalah penyembah dewa-dewa Mesir sehingga tidak dapat tinggal di kota kudus Allah.

Sejak awal, bahkan selama berpuluh tahun, Salomo telah berusaha tetap beribadah dan mengikuti ketetapan-ketetapan Tuhan.
Namun… sayang sekali…ternyata di masa tua nya.. Salomo jatuh sangat dalam!
Ia mengikuti isteri-istrinya dengan menyembah dewa-dewa mereka.

1 Raja-raja 11:4-8
Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain,
sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.
Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon,
dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN,
seperti Daud, ayahnya.
Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon.
Demikian juga dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang asing itu, yang mempersembahkan korban ukupan dan korban sembelihan kepada allah-allah mereka.

Bila disimpulkan, maka kehidupan Salomo adalah kekalahan telak di akhir hidupnya.. sad ending!

Mengapa hal itu bisa terjadi?
Ada hal yang tidak disadari oleh raja Salomo. Salomo memisahkan kehidupan jasmani nya dengan kehidupan rohani nya.

Sekalipun dalam hal rohani Salomo berusaha menghormati Tuhan, namun dalam keseharian hidup secara jasmani,
Salomo tidak sungguh-sungguh mengikuti apa yang berkenan kepada Tuhan.
Salah satunya adalah tindakannya untuk mau menerima anak Firaun menjadi isterinya.
Mungkin saat itu Salomo melakukan demi alasan politik, agar hubungan dengan kerajaan Mesir menjadi lebih baik.
Tapi kemudian Salomo juga mencintai perempuan-perempuan asing penyembah-penyembah berhala,
padahal Tuhan telah melarang keras orang Israel untuk mengawini perempuan-perempuan itu, bahkan untuk bergaul saja pun jangan. (1 Rj. 11:1-3)
Dan… hal itulah yang menjadi jerat dan penyebab kejatuhan Salomo di masa tua nya sampai akhir hidupnya.

Perenungan:
Kehidupan umat Tuhan secara rohani maupun jasmani harus mengikuti ketetapan-ketetapan Tuhan.
Ketika umat Tuhan memisahkan hal jasmani dari hal rohani, maka hal itu menjadi celah bagi si iblis untuk memporak-porandakan seluruh kehidupannya.

Aplikasi:
Jangan pisahkan kehidupan jasmani dan rohani. Kehidupan keluarga, pekerjaan, bermasyarakat dilakukan berdasarkan nilai- nilai yang sama dengan saat kita melayani Tuhan.
Biarlah setiap hari merupakan hari ibadah kita kepada Tuhan.
Dalam setiap keputusan yang kita ambil setiap hari, Tuhan disenangkan, ada nama Tuhan yang dimuliakan. AMIN.

2 Petrus 1:10
Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh.
Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.

Efesus 4:27
(BIMK) supaya Iblis tidak mendapat kesempatan.
(TM) Don’t give the Devil that kind of foothold in your life.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here