I Want You All To Know

0
79

Oleh : IL

Daniel 4:1-3, 35-37

Dari raja Nebukadnezar kepada orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa, yang diam di seluruh bumi:
 “Bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu! Aku berkenan memaklumkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang telah dilakukan Allah yang maha tinggi kepadaku.
Betapa besarnya tanda-tanda-Nya dan betapa hebatnya mujizat-mujizat-Nya!
Kerajaan-Nya adalah kerajaan yang kekal dan pemerintahan-Nya turun-temurun!
Semua penduduk bumi dianggap remeh; Ia berbuat menurut kehendak-Nya terhadap bala tentara langit dan penduduk bumi; 
dan tidak ada seorang pun yang dapat menolak tangan-Nya dengan berkata kepada-Nya: “Apa yang Kaubuat?” 

Pada waktu akal budiku kembali kepadaku, kembalilah juga kepadaku kebesaran dan kemuliaanku untuk kemasyhuran kerajaanku. 
Para menteriku dan para pembesarku menjemput aku lagi; aku dikembalikan kepada kerajaanku, bahkan kemuliaan yang lebih besar dari dahulu diberikan kepadaku. 

Jadi sekarang aku, Nebukadnezar, memuji, meninggikan dan memuliakan Raja Sorga, yang segala perbuatan-Nya adalah benar dan jalan-jalan-Nya adalah adil, dan yang sanggup merendahkan mereka yang berlaku congkak.

Perenungan:

Raja Nebukadnezar diberikan kejayaan yang begitu besar oleh Tuhan, bangsa-bangsa diserahkan oleh Tuhan ke dalam kekuasaannya.
Saking besarnya kekuasaan kerajaan Babel, membuat Nebukadnezar menjadi begitu sombong dan melakukan banyak dosa dengan melakukan penindasan dan kekejaman.
Lewat mimpi yang diterjemahkan oleh Daniel, Tuhan telah memberikan peringatan agar bertobat dari kesombongannya.

Daniel 4:27  

Jadi, ya raja,  biarlah nasihatku berkenan pada hati tuanku:  lepaskanlah diri tuanku dari pada dosa dengan melakukan keadilan,
dan dari pada kesalahan dengan menunjukkan belas kasihan terhadap orang yang tertindas
; dengan demikian kebahagiaan tuanku akan dilanjutkan!” 

Apakah raja Nebukadnezar mendengarkan peringatan Tuhan lewat mimpi tersebut?
Mungkin saja awalnya sedikit berpengaruh… Tapi…alkitab mencatat bahwa setelah lewat 12 bulan… (Daniel 4:28-29)
berkatalah raja: 

“Bukankah itu Babel yang besar itu, yang dengan kekuatan kuasaku dan untuk kemuliaan kebesaranku telah kubangun menjadi kota kerajaan?” (Daniel 4:30)

Ketika melihat kerajaan Babel yang semula kurang diperhitungkan, (lihat 2 Raja Raja 20:12-13)
namun kemudian menjadi kerajaan yang menguasai hampir seluruh dunia.. dan juga saat melihat kemajuan-kemjuan pembangunan yang terjadi setiap pelosok kerajaan menjadi kota-kota yang besar & indah….raja Nebukadnezar semakin membesarkan dirinya.
Ia menganggap bahwa semua hasil tersebut adalah akibat kehebatannya, kekuasaannya.. kepiawaiannya.. 
Dalam 1 kalimat, 3 kali Nebukadnezar menyebutkan kata “ku”

  • dengan kekuatan kuasa ku
  • untuk kemuliaan kebesaran ku
  • telah ku bangun menjadi kota kerajaan

Dunia mengakui kehebatan Nebukadnezar, raja Babel.. 

Pencapaian-pencapaiannya yang luar biasa tidak dapat dipungkiri..

Tapi… 

sekalipun ia pintar, hebat dan perkasa..Nebukadnezar harus menaklukkan diri di hadapan TUHAN Allah Pemegang Otoritas di atas segalanya!

Saat menjadi sangat sombong.. Tuhan merendahkannya…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here