Guru yang Baik

0
215

Oleh : AP

Nehemia 8:2-3, 6-8, 18 (TB) (8-3) Lalu pada hari pertama bulan yang ketujuh itu imam Ezra membawa kitab Taurat itu ke hadapan jemaah, yakni baik laki-laki maupun perempuan dan setiap orang yang dapat mendengar dan mengerti.
(8-4) Ia membacakan beberapa bagian dari pada kitab itu di halaman di depan pintu gerbang Air dari pagi sampai tengah hari di hadapan laki-laki dan perempuan dan semua orang yang dapat mengerti. Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu.
(8-7) Lalu Ezra memuji TUHAN, Allah yang maha besar, dan semua orang menyambut dengan: “Amin, amin!”, sambil mengangkat tangan. Kemudian mereka berlutut dan sujud menyembah kepada TUHAN dengan muka sampai ke tanah.
(8-8) Juga Yesua, Bani, Serebya, Yamin, Akub, Sabetai, Hodia, Maaseya, Kelita, Azarya, Yozabad, Hanan, Pelaya, yang adalah orang-orang Lewi, mengajarkan Taurat itu kepada orang-orang itu, sementara orang-orang itu berdiri di tempatnya.
(8-9) Bagian-bagian dari pada kitab itu, yakni Taurat Allah, dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan, sehingga pembacaan dimengerti.
(8-19) Bagian-bagian kitab Taurat Allah itu dibacakan tiap hari, dari hari pertama sampai hari terakhir. Tujuh hari lamanya mereka merayakan hari raya itu dan pada hari yang kedelapan ada pertemuan raya sesuai dengan peraturan.

Perenungan dan Penerapan
Melihat teladan yang dilakukan Ezra dan Nehemia kita bisa menirunya karena caranya efektif dan efisien serta memuliakan Tuhan.
Apa yg Ezra, Nehemia dan rekan-rekannya lakukan untuk mengajar Firman Tuhan?

  1. Firman diberitakan kepada semua orang

Laki-laki, perempuan, semua orang yang sudah dianggap bisa mengerti.
Biasanya menurut adat Yahudi, perempuan tidak mendengar Taurat secara langsung tetapi ia mendengar dari suaminya dan tidak berkumpul dengan laki-laki lain dalam ibadah.
Ezra melakukan pembaharuan dalam mengajak umat mendengar, mengerti dan dibimbing dalam Firman Tuhan.

  1. Pembukaan diiringi dengan Puji-pujian dan Penyembahan kepada Tuhan

Unsur penting dalam menyampaikan Firman yaitu tidak melupakan hubungan dengan Tuhan…ada Pujian dan Pemyembahan dari umat yang berkumpul.

  1. Firman disampaikan untuk dimengerti

Ezra tidak bekerja sendiri, semua bagian Firman dibacakan dengan jelas bertahap, diberi keterangan dan ada orang-orang yang membantunya menjelaskan kepada umat sampai mereka mengerti.
Tujuan Tuhan memberikan FirmanNya adalah untuk dimengerti dan dilakukan..bagaimana seseorang bisa melakukan kalau ia sendiri tidak mengerti.

  1. Firman ditindaklanjuti dengan tindakan

Sambil mendengar dan mengerti Firman, umat juga merayakan pondok Daun sesuai apa yang diperintahkan Tuhan.
Keselarasan iman dan perbuatan ini membawa perkenanan Tuhan dan sukacita dan berkat dari Tuhan untuk umatNya.

Kesimpulan: Membaca Firman harus dimengerti, kalau tidak mengerti bisa bertanya kepada mentor, gembala, pengajar…setelah mengerti Firman dilakukan, setelah dilakukan Kita akan melihat berkat dan perkenanan Tuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here