Tidak Cukup Hanya Taat Tidak Menyimpang…. Tapi ……

0
10

Oleh : IL

Zakharia 3:1-7

Kemudian ia memperlihatkan kepadaku imam besar Yosua berdiri di hadapan Malaikat TUHAN sedang Iblis berdiri di sebelah kanannya
untuk mendakwa dia. Lalu berkatalah Malaikat TUHAN kepada Iblis itu:
“TUHAN kiranya menghardik engkau, hai Iblis!
TUHAN, yang memilih Yerusalem, kiranya menghardik engkau!
Bukankah dia ini puntung yang telah ditarik dari api?”
Adapun Yosua mengenakan pakaian yang kotor, waktu dia berdiri di hadapan Malaikat itu, yang memberikan perintah kepada orang-orang yang melayaninya:
“Tanggalkanlah pakaian yang kotor itu dari padanya.”
Dan kepada Yosua ia berkata: “Lihat, dengan ini aku telah menjauhkan kesalahanmu dari padamu!
Aku akan mengenakan kepadamu pakaian pesta.”
Kemudian ia berkata: “Taruhlah serban tahir pada kepalanya!”
Maka mereka menaruh serban tahir pada kepalanya dan mengenakan pakaian kepadanya, sedang Malaikat TUHAN berdiri di situ.
Lalu Malaikat TUHAN itu memberi jaminan kepada Yosua, katanya:
“Beginilah firman TUHAN semesta alam: Apabila engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melakukan tugas yang Kuberikan kepadamu, maka engkau akan memerintah rumah-Ku dan mengurus pelataran-Ku, dan Aku akan mengizinkan engkau masuk ke antara mereka yang berdiri melayani di sini.

Perenungan:
Peristiwa di atas adalah penglihatan yang Tuhan berikan kepada nabi Zakharia.

Ada beberapa tokoh dalam penglihatan tersebut:
a. Imam besar Yosua, ini bukan Yosua abdi Musa, tapi Yosua atau Yesua bin Yozadak, yang termasuk keturunan imam yang kembali ke Yerusalem.
b. Malaikat TUHAN
c. Iblis
d. Orang-orang yang melayani.

Imam besar Yosua, mewakili umat Tuhan yang penuh dengan dosa, diperlihatkan mengenakan kain kotor, disebutkan seperti puntung yang ditarik dari api, mungkin bajunya hitam-hitam … mungkin juga kepala sampai kakinya penuh kotoran hitam.
Dan…. iblis telah bersiap dengan dakwaannya… mungkin bisa digambarkan sedang memegang setumpuk tinggi kertas yang isinya adalah kesalahan-kesalahan imam Yosua.

Namun…
Malaikat TUHAN, yang mewakili TUHAN sendiri, menghardik iblis itu!
Sangat menarik perkataan dan tindakan Malaikat TUHAN itu…
Tanpa menghiraukan setumpuk dakwaan iblis terhadap kesalahan imam besar Yosua, Malaikat Tuhan memberikan pembelaan kepada imam Yosua, sbb:
a. Malaikat TUHAN menghardik iblis dalam nama TUHAN.
b. Malaikat TUHAN mendeklarasikan bahwa TUHAN lah yang memilih imam besar Yosua, dalam segala kesalahannya…
Tuhan memilih bukan karena kehebatannya, namun sungguh-sungguh adalah anugerah!
c. Malaikat TUHAN menyuruh orang melayani imam besar Yosua dengan mengganti pakaian yang kotor menjadi pakaian pesta! Woww…
Dan di kepalanya dipakaikan serban tahir, tanda Tuhan telah mengampuni dosa & kesalahannya, tanda Tuhan telah menyucikan & menguduskannya… bahkan…. itu merupakan tanda dilayakkan untuk melayani Tuhan, sebagai imam besar yang dilayakkan untuk menghadap Tuhan secara langsung!
Bayangkan anugerah yang luar biasa, dari seorang yang kotor, najis penuh dosa..
Tuhan ubahkan, pulihkan menjadi seorang yang kudus, layak menghadap & melayani Tuhan secara langsung.

Malaikat TUHAN memberi peringatan sekaligus janji Tuhan, yaitu setelah semua yang Tuhan telah berikan, lakukan dan rancangkan….
ada bagian Yosua agar rancangan Tuhan yang baik dan indah tersebut dapat digenapi, yaitu…..
Apabila Yosua hidup menurut jalan yang Tuhan tunjukkan dan melakukan tugas yang Tuhan berikan.

Aplikasi:

  1. Menyadari bahwa dosa dan kesalahan yang kita perbuat membuat iblis memiliki alasan untuk mendakwa kita, dan bukan hanya itu…..
    dosa membuat kita berada dalam hukuman, seperti puntung yang terbakar,
  2. Menyadari sungguh-sungguh tentang anugerah yang telah kita terima, yaitu:
    a. Tuhan sudah mengampuni dosa-dosa kita ketika kita masih dalam dosa, sehingga keselamatan yang kita terima adalah hanya karena anugerah.
    b. Tuhan memilih kita, bukan karena kita hebat, tapi hanya karena anugerah.
    c. Pengampunan atas dosa-dosa dan keselamatan kita terima bukan karena usaha kita, hanya karena anugerah…
    Namun…
    untuk dapat memperoleh penggenapan rancangan Tuhan dalam hidup kita, ada bagian kita yaitu…
    ~ TAAT, tidak menyimpang dari aturan & ketetapan Tuhan
    (hidup menurut jalan yang Kutunjukkan- ayat 7a)
    dan
    ~ TAAT, mau melakukan dengan rela & sungguh hati apa yang Tuhan tugaskan, percayakan, embankan
    (melakukan tugas yang Kuberikan kepadamu- ayat 7b)

Apabila engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melakukan tugas yang Kuberikan kepadamu, (ayat 7a-b)

Ada kata “dan”, artinya …..
tidak cukup hanya taat tidak menyimpang dari aturan Tuhan, namun juga sungguh-sungguh mau taat ketika Tuhan tugaskan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here