Selaraskan Dengan Hati

0
170

Oleh : AP

Amsal 26:23-26 (TB) Seperti pecahan periuk bersalutkan perak, demikianlah bibir manis dengan hati jahat.
Si pembenci berpura-pura dengan bibirnya, tetapi dalam hati dikandungnya tipu daya.
Kalau ia ramah, janganlah percaya padanya, karena tujuh kekejian ada dalam hatinya.
Walaupun kebenciannya diselubungi tipu daya, kejahatannya akan nyata dalam jemaah.

Perenungan
Amsal menuliskan bahwa kata-kata yang menyenangkan bagaikan madu-manis rasanya (ams 16:24).
Tetapi Amsal juga mengingatkan ada orang yang seperti serigala berbulu domba.
Bibirnya bisa mengatakan hal-hal yang memikat, membuat hati berbunga-bunga dgn janji-janjinya tetapi kenyataannya tidak demikian.

Penerapan
Yesus mengajarkan agar bibir selaras dengan hati (kalau ya katakan ya).
Karena kebohongan suatu saat akan terbongkar.
Manusia tidak bisa hidup dalam kebohongan.
Ketika ia sendiri ia sadar bahwa ia hidup dalam kebohongan ia bisa hidup diikat oleh kebohongan nya.

Bila itu yang terjadi minta Tuhan lepaskan dan jadi dirimu sendiri (Be Yourself) seperti yang Tuhan sudah rancangkan, sesuatu yang baik dan berkenan kepada Tuhan.

Setiap orang mempunyai kelebihan dan talenta masing-masing dan setiap orang tidak bisa menyenangkan semua orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here