Oleh : IL
Bacaan: 1 Samuel 30:1-25
Perenungan:
Apa yang Daud lakukan ketika mengalami situasi yang sangat terjepit, sangat tertekan (greatly distressed)?
Pertama-tama, Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan.
Mengapa?
Karena Daud tahu Ziklag bukanlah akhir perjalanan hidupnya, ada rancangan Tuhan yang harus digenapi dalam kehidupan Daud,
yaitu untuk menjadi raja Israel….
untuk memimpin umat Tuhan kembali kepada penyembahan yang benar kepda Tuhan..
untuk membawa pemulihan rohani & jasmani..
untuk menerima kemenangan atas musuh-musuh Israel, dan merebut kembali wilayah-wilayah yang diduduki oleh musuh.
Kedua,
Daud datang kepada Tuhan.
Daud sangat mengenal Tuhan yang ia sembah adalah Tuhan Allah yang hebat..
Di tengah situasi yang sangat mencekam..
Daud tidak kehilangan harapan..
karena Daud tahu Tuhan sanggup menolongnya.
Dan Tuhan memberikan jauuuhhh melebihi apa yang Daud pikirkan dan harapkan !
Selain mendapatkan kembali milik yang dijarah dan orang-orang yang ditawan tanpa kehilangan apa pun…
Daud dan orang-orangnya mendapat harta benda lain hasil jarahan orang Amalek tersebut.. ckckckck…
Bayangkan….
Amalek yang menjarah ke sana ke mari…
Setelah menjarah dan merampas di beberapa tempat…. di Filistin dan di tanah Yehuda, lalu Amalek berpesta pora…..
saat itulah Daud mengalahkan mereka dan mendapat jarahan yang sangat besar…
Daud dan orang-orangnya yang menikmatinya bahkan saking banyaknya jarahan tersebut, Daud membagi-bagikannya kepada tua-tua di Yehuda dan teman-temannya.. Woww!
Aplikasi:
Ketika menghadapi situasi yang buruk bahkan sangat sangat buruk… jangan menyerah.
a. Tuhan belum selesai dengan kita
Rancangan Tuhan bukanlah rancangan kecelakaan, kondisi situasi buruk yang kita alami adalah proses yang belum selesai..
Tuhan belum selesai dengan kita..
Masih “koma” belum “titik” !
Bagian kita adalah datang kepada Tuhan, menyerahkan semua kepada Tuhan.. biarkan Tuhan yang menuntun, yang memegang kendali atas hidup kita..
Peka untuk mendengar tuntunanNya.. & taat penuh.
Surrender all to God !
b. Tuhan sanggup mengubah kekalahan menjadi kemenangan.
telak, bahkan kehilangan segalanya menjadi mendapatkan kembali ditambah jarahan yang sangat banyak.
Yeremia 29:11-13
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN,
yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,











