Karena Mereka Tidak ……

0
199

Oleh : Ily

Ulangan 23:3-4
Seorang Amon atau seorang Moab janganlah masuk jemaah TUHAN, bahkan keturunannya yang kesepuluh pun tidak boleh masuk jemaah TUHAN sampai selama-lamanya, karena mereka tidak menyongsong kamu dengan roti dan air pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir, dan karena mereka mengupah Bileam bin Beor dari Petor di Aram-Mesopotamia melawan engkau, supaya dikutukinya engkau.

Perenungan:
Nampak jelas apa yang sesungguhnya Tuhan harapkan untuk dilakukan orang Amon dan Moab, yaitu keturunan Lot, keponakan Abraham.
Tuhan menginginkan agar ada belas kasihan dari mereka sehingga menyambut umat Tuhan yang telah berjalan jauh, menyediakan air dan roti sebagai bentuk perhatian, juga mengambil bagian bersumbangsih mendukung rancangan Tuhan sekalipun mereka berada di luar umat Tuhan.
Namun yang mereka lakukan adalah sebaliknya.
Melarang orang Israel melewati daerah mereka.
Bahkan mereka bersiap berperang bila israel menginjakkan kaki di daerah mereka..
Bahkan Balak, raja Moab bermaksud mengutuki Israel supaya terjadi yang buruk terhadap umat Tuhan itu!
Ckckckck…

Dalam pandangan orang dunia, hal itu adalah sah-sah saja, hak mereka untuk menolak umat Tuhan.

Namun…
Bagaimana pandangan Tuhan Allah Pencipta alam semesta, Raja dari segala raja yang ada di bumi?

Ternyata hal yang dilakukan Amon dan Moab itu adalah… kejahatan besar!
Tuhan Allah melarang keturunan Amon dan Moab masuk jemaah sampai 10 keturunan!

Aplikasi:

  1. Berhati-hati saat memutuskan sesuatu yang kita anggap sah-sah saja bagi kita, hak kita untuk menolak melakukan suatu kebaikan.
    Pertimbangkan bagaimana pandangan Tuhan terhadap hal itu, apakah itu Tuhan pandang sebagai sebuah kejahatan, ataukah tidak.
  2. Berada di posisi manakah kita, ketika rancangan Tuhan sedang berlangsung?
    Apakah kita menjadi orang yang menangkap rancangan Tuhan tersebut, lalu berupaya mendukungnya?
    Apakah kita cuek, tidak memperhatikan apa yang Tuhan sedang lakukan sehingga kita tidak melakukan apa yang seharusnya menjadi bagian kita?
    Atau.. kita bahkan beda di posisi yang berseberangan dengan rancangan Tuhan tersebut, sehingga kita bukan saja tidak mendukung, tidak ambil bagian, tapi mempersulit, menghambat, dan menjadi lawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here