Ingkar Janji

0
327

Oleh : AP

2 Samuel 21:1, 6, 8-9 (TB) Dalam zaman Daud terjadilah kelaparan selama tiga tahun berturut-turut, lalu Daud pergi menanyakan petunjuk TUHAN. Berfirmanlah TUHAN: “Pada Saul dan keluarganya melekat hutang darah, karena ia telah membunuh orang-orang Gibeon.”
biarlah diserahkan tujuh orang anaknya laki-laki kepada kami, supaya kami menggantung mereka di hadapan TUHAN di Gibeon, di bukit TUHAN.” Lalu berkatalah raja: “Aku akan menyerahkan mereka.”
Lalu raja mengambil kedua anak laki-laki Rizpa binti Aya, yang dilahirkannya bagi Saul, yakni Armoni dan Mefiboset, dan kelima anak laki-laki Merab binti Saul, yang dilahirkannya bagi Adriel bin Barzilai, orang Mehola itu,
kemudian diserahkannyalah mereka ke dalam tangan orang-orang Gibeon itu. Orang-orang ini menggantung mereka di atas bukit, di hadapan TUHAN. Ketujuh orang itu tewas bersama-sama. Mereka telah dihukum mati pada awal musim menuai, pada permulaan musim menuai jelai.

Perenungan
Ketika Saul mengingkari janji orang Israel pada orang Gibeon, apa yg terjadi? 3 tahun kelaparan.
Bukan hal main-main..ini adalah hukuman Tuhan karena waktu itu Yosua dan orang Israel telah bersumpah demi Tuhan untuk membiarkan orang Gibeon hidup.
Melalui peristiwa ini maka keturunan Saul habis karena dosanya sendiri.

Penerapan
Di zaman sekarang berapa banyak orang yang mengingkari janjinya? Semua jenis janji mulai dari yang kecil sampai yang serius yang mempengaruhi banyak orang?
Kadang manusia ingin menyenangkan orang lain dengan caranya sendiri.
Padahal sudah ada kesepakatan untuk suatu hal dan dilanggar demi alasan lainnya.
Tuhan tidak pernah bermain-main dengan janjiNya, meskipun Yosua saat itu tertipu…perjanjian tetap berlaku.

Karena itu hati-hati sebelum membuat janji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here