Terpuji, Ternama, Terhormat Bagi Tuhan vs tidak berguna untuk apa pun!

0
114

Oleh : IL

Yeremia 13:1-11
Beginilah firman TUHAN kepadaku:
“Pergilah membeli ikat pinggang lenan, ikatkanlah itu pada pinggangmu, tetapi jangan kaucelupkan ke dalam air!”
Maka aku membeli ikat pinggang seperti yang difirmankan TUHAN, lalu mengikatkannya pada pinggangku.
Sesudah itu datanglah firman TUHAN kepadaku untuk kedua kalinya,
bunyinya:
“Ambillah ikat pinggang yang telah kaubeli dan yang sekarang pada pinggangmu itu! Pergilah segera ke sungai Efrat untuk menyembunyikannya di sana di celah-celah bukit batu!”
Maka pergilah aku, lalu menyembunyikannya di pinggir sungai Efrat seperti yang diperintahkan TUHAN kepadaku.
Sesudah beberapa waktu lamanya, berfirmanlah TUHAN kepadaku:
“Pergilah segera ke sungai Efrat mengambil dari sana ikat pinggang yang Kuperintahkan kausembunyikan di sana!”
Maka pergilah aku ke sungai Efrat, lalu aku menggali dan mengambil ikat pinggang itu dari tempat aku menyembunyikannya,
tetapi ternyata ikat pinggang itu sudah lapuk, tidak berguna untuk apa pun.
Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
“Beginilah firman TUHAN: Demikianlah Aku akan menghapuskan kecongkakbongakan Yehuda dan Yerusalem.
Bangsa yang jahat ini, yang enggan mendengarkan perkataan-perkataan-Ku, yang mengikuti kedegilan hatinya dan mengikuti allah lain
untuk beribadah dan sujud menyembah kepada mereka, akan menjadi seperti ikat pinggang ini yang tidak berguna untuk apa pun.
Sebab seperti ikat pinggang melekat pada pinggang seseorang, demikianlah tadinya segenap kaum Israel dan segenap kaum Yehuda
Kulekatkan kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, supaya mereka itu menjadi umat, menjadi ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku.
Tetapi mereka itu tidak mau mendengar.”

Perenungan:
Masalah enggan dan tidak mau mendengar suara Tuhan ternyata merupakan hal yang sangat penting, krusial dalam hidup orang percaya.
Mengapa?
Karena akan menentukan hidup umat Tuhan tersebut, apakah akan menjadi umat yang ternama, terpuji dan terhormat ataukah menjadi umat yang biasa-biasa, atau bahkan umat yang tidak berguna.
Tidah berguna untuk apa pun! (Ayat 7c).

Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk tinggal di dalam-Nya, untuk selalu terhubung dengan TUHAN, untuk selalu menerima hikmat, tuntunan & kekuatan dari Tuhan, untuk selalu menaati apa yang Tuhan firmankan, untuk selalu mengikuti jalan-jalan yang Tuhan tunjukkan, maka ia akan menghasilkan buah yang banyak.

Konsekuensi ketika seorang percaya memilih untuk tidak mendengar tuntunan Tuhan, hanya mau mengikuti jalannya sendiri, keluar dari apa yang Tuhan telah tetapkan, maka ia tidak dapat berbuat apa-apa, menjadi orang yang tidak berguna bagi Kerajaan Allah.

Yohanes 15:4-6
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here