Kasihilah TUHAN, Allahmu

0
514

Oleh : AP

Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.
Pembacaan 2 Raja-raja 22 -23 dan 2 Tawarikh 33.

Ulangan 6:5
Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

2 Raja-raja 23:25
Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya, sesuai dengan segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak ada bangkit lagi yang seperti dia.

Markus 12:30
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

Perintah ini berulang-ulang disampaikan lewat Hukum Taurat dan Yesus menyampaikan nya lagi sebagai salah satu Hukum yang terutama.

Perenungan
Yosia menjadi raja umur 8 tahun dan memerintah 31 tahun.
Umurnya hanya 39 tahun saja tetapi ia mempunyai dampak yang sangat besar pada kehidupan rohani di Yehuda dan seluruh Israel.
Mungkin kita bertanya-tanya mengapa Yosia yang takut Tuhan berumur pendek? Jawabannya adalah karena Tuhan mengasihi dia sehingga ia tidak melihat malapetaka yang mengerikan sebagai hukuman Tuhan atas dosa-dosa manusia yang sudah genap.

Sesungguhnya Yosia dicatat alkitab sebagai orang yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya.

Penerapan
Apa maksud Berbalik atau Mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap kekuatan kita?

Dari 2 Raja-raja pasal 22:

  1. Mendengar Firman Tuhan (ayat 11)
    Mendengar (listen) artinya memperhatikan sungguh-sungguh Firman Tuhan.
    Sia-sialah orang yang beribadah ke gereja (online atau onsite) tetapi mendengar kemudian sesaat kemudian melupakan Firman yang di dengarnya.
  2. Ada respon iman (ayat 11-13)
    Iman muncul dari pendengaran akan Firman.
    Sia-sia orang yang mendengar Firman tetapi ia tidak percaya.

Dari 2 Raja-raja 23 :

  1. Ada tindakan iman (ayat 3 – 25)
    Mulai dari komitmen untuk berjalan bersama Tuhan.
    Ada tindakan nyata untuk menyatakan iman kita.
    Yakobus mengatakan iman tanpa tindakan yang menunjukkan iman tersebut adalah sia-sia.
    Pembersihan dari kenajisan jangan sepotong-sepotong atau disayang-sayang …jangan ada sisa.
    Tidak ada kompromi.
    Semua yang tidak berkenan kepada Tuhan dibuang termasuk barang-barang yang mungkin mahal, dapat hadiah, warisan orang tua yang tidak berkenan kepada Tuhan, jimat-jimat…dll.
    Tidak berhubungan lagi dengan orang-orang yang terlibat dalam okultisme walaupun mengaku hamba Tuhan (2 Raja-raja 23:24 dan 2 Raja-raja 23:9).
  2. Mempersembahkan korban untuk Tuhan

Yosia merayakan Paskah.
Orang percaya bersukacita dan harus menghadap Tuhan tanpa tangan yang hampa ke Rumah Tuhan.
Ada persembahan dan penyembahan hanya kepada Tuhan saja.
Tidak melupakan rumah Tuhan dan keperluannya.

Sudahkah saya dan saudara mengasihi Tuhan dengan segenap hati, kekuatan dan jiwa kita?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here