Jikalau Bukan Tuhan yang Memihak kepada Kita

0
400

Oleh : IL

Mazmur 124:1-8
Nyanyian ziarah Daud.
Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, — biarlah Israel berkata demikian —

jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita,
maka mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita;
maka air telah menghanyutkan kita, dan sungai telah mengalir melingkupi diri kita,
maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu.

Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka!
Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat itu telah putus, dan kita pun terluput!

Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.

Perenungan:
Beberapa mazmur berisi pergumulan pribadi Daud, bagaimana ia dilepaskan oleh Tuhan dari musuh-musuhnya, yaitu kebanyakan musuh politiknya termasuk raja Saul.

Berbeda dengan mazmur yang bersifat pergumulan pribadi, Mazmur 124 ini ditulis setelah Daud menjadi raja, dan bersifat lebih umum.
Tuhan telah memberikan kemenangan bagi Israel atas musuh-musuhnya.

Euforia kemenangan seringkali menjadikan manusia melupakan Tuhan.
Namun Daud … sangat berbeda!
Dalam setiap kemenangan tidak pernah Daud memuji-muji diri, selalu ada kesadaran penuh bahwa…jikalau bukan Tuhan yang memihak kita,
maka… ceritanya akan berbeda.

Dalam kemenangan dan kejayaannya, Raja Daud menuliskan mazmur ini, yang diperuntukkan untuk dinyanyikan, dideklarasikan oleh seluruh bangsa Israel (biarlah Israel berkata demikian), untuk menyadarkan Israel bahwa segala yang dicapai saat itu..kemenangan, bangsa-bangsa lain takluk kepada Israel..tidak akan diperoleh jika bukan karena Tuhan!

Aplikasi:

  1. Sadari bahwa keberadaan kita saat ini adalah karena pemeliharaan Tuhan.
  2. Sadari bahwa pencapaian-pencapaian keberhasilan, semua adalah karena anugerah Tuhan.
    Karena anugerah-Nya kita telah diselamatkanNya, dibebaskan dari belenggu dosa, dimerdekakan dari segala ikatan.
    Karena anugerah-Nya cara pandang kita diperbaharui, menjadi ciptaan baru.
    Karena anugerah-Nya kita dapat memanggil Tuhan sebagai Bapa kita, dan bisa mendapat hikmat, arahan & tuntunanNya.
    Sehingga kita dapat mengalami kemenangan, keberhasilan.
    Dan semua itu karena Tuhan yang memberi kemenangan bagi kita, bukan karena kuat gagah kita, sehingga dari hati kita yang terdalam kita mengakui bahwa jikalau bukan karena Tuhan, maka kita tidak akan seperti sekarang ini.

Zakharia 4:6
…… Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

Amsal 10:22a
Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, …

Yosua 1:8
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here