Dengarkanlah Dia Dalam Segala Sesuatu

0
330

Oleh : IL

(BE Kisah Para Rasul 3:22-26)

Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku:
Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.
Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita.
Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini.
Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati.
Dan bagi kamulah pertama-tama Allah membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya kepada kamu, supaya Ia memberkati kamu
dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu.

Ulangan 18:15-19
Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu;
dialah yang harus kamu dengarkan.
Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata:
Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati.
Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.
Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

Perenungan:

  1. Ada sebuah nubuatan yang Tuhan sampaikan melalui nabi Musa, mengenai Yesus:

a. Dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu
==> artinya datang dari bangsa Yahudi.

Yohanes 4:22
Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.

b. dibangkitkan oleh TUHAN, Allahmu
==> Yesus datang diutus oleh Allah, selayaknya semua manusia tunduk kepadaNya

c. dialah yang harus kamu dengarkan
==> Tuhan berbicara melalui Yesus, dan umat Tuhan harus mendengarkan perkataan Yesus.
(Ulangan 18:18b
Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.)

Bagaimana kita mendengarkan Yesus?
Dengarkanlah dia* dalam segala sesuatu.
Kita tidak dapat hanya mendengarkan sebagian, tidak juga hanya memilih-milih yang kita sukai..tetapi kita harus mendengarkan segala sesuatu yang Yesus ajarkan, perintahkan, peringatkan, janjikan…

d. bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita.
==> perintah untuk mendengarkan Yesus sungguh-sungguh serius, sehingga yang menolakNya akan dibasmi, akan tidak disebut lagi sebagai umat Tuhan, sekalipun ia ada dalam garis keturunan Yahudi, yang disebut sebagai umat pilihan Tuhan.

e. Dan bagi kamulah pertama-tama Allah membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya kepada kamu,
==> bangsa Yahudi sebagai bangsa yang mewarisi perkataan Tuhan lewat nabi-nabiNya, seharusnya paling tahu ketika nubuatan-nubuatan digenapi, seharusnya menjadi yang pertama menyambut kedatangan Mesias.

f. supaya Ia memberkati kamu dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu.
==> berkat utama yang Tuhan anugerahkan bukanlah kesembuhan fisik, tapi memberikan solusi atas dosa dan kejahatan manusia.
Memulihkan kembali sehingga terlepas dari dosa & kejahatan…itulah berkat terbesar yang Tuhan anugerahkan.

  1. Tuhan sangat serius ketika memerintahkan agar mendengar perkataan Yesus!
    Sehingga ada peringatan keras bagi orang-orang yang tidak mau mendengarkan Yesus, bagi orang-orang yang menolak Yesus… yaitu… akan dibasmi, tidak termasuk ke dalam umat Tuhan.
    Dalam Ulangan 18:19 Tuhan berbicara dengan sangat tegas sebagai berikut:
    Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu (Yesus) demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

Ada konsekuensi yang sangat serius, sampai di kekekalan, bagi orang-orang yang tidak mau mendengarkan Yesus, bagi orang-orang yang menolak Yesus.

Aplikasi:

  1. Menyadari sungguh-sungguh siapa Yesus sebenarnya, yaitu yang diutus Allah.
    Tuhan sungguh-sungguh mau kita mendengarkan perkataan-perkataanNya.
  2. Menyadari konsekuensi tidak mau mendengarkan perkataan Yesus, konsekuensi menolak Yesus, akan berdampak sangat serius sampai di kekekalan.
  3. Mengucap syukur untuk anugerah hidup kekal yang Tuhan berikan, untuk solusi pembebasan dari ikatan dosa dan kutuk maut.
    Mau menjalani hidup yang kudus, terhormat, berharga dan mulia sebagai ucapan syukur atas karya penebusan dari Tuhan.
    Tidak lagi menyukai kehidupan dalam dosa, kesalahan dan pelanggaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here